Logo

ORGANISASI

No. Data Pendukung
1 Data_Daerah_SDI_2025__1_.xlsx
NoKode DSSDUraian DSSDSatuanDefinisi Operasional201720182019202020212022202320242025DisabledInfo Sub Kegiatan
12.09.000021Jenis pangan lokalLaporanPangan lokal mencakup pangan sumber karbohidrat (padi-padian, umbi-umbian), pangan sumber protein (pangan hewani, aneka jenis kacang) dan pangan sumber vitamin dan mineral (sayur dan buah)-----1111T[2.09.03.1.01.0007] [2.09.03.1.01.0002] [2.09.03.2.01.0009] [2.09.03.2.01.0002]
22.09.000030Konsumsi per kapita per tahunLaporanCapaian konsumsi energi (kkal/kap/hari), konsumsi protein (gram/kap/hari) dan konsumsi pangan utama (kg/kapita/tahun) berdasarkan wilayah. Konsumsi pangan utama mencakup konsumsi komoditas pangan utama dari sembilan kelompok pangan PPH--1-151111T[2.09.03.1.04.0004] [2.09.03.1.04.0003] [2.09.03.2.04.0003]
32.09.000053Peta Ketahanan dan Kerentanan PanganDokumenPeta tematik yang menggambarkan visualisasi geografis dari hasil analisis indikator ketahanan dan kerentanan pangan.-1-111111T[2.09.04.1.01.0001] [2.09.04.2.01.0001]
42.09.000063Rencana kebutuhan pangan lokal sesuai komoditasDokumenJumlah kebutuhan pangan lokal dalam satuan kg/kap/tahun dan ton/tahun selama lima tahun ke depan yang dihitung dari tahun dasar angka konsumsi pangan dikali jumlah penduduk (komoditas pangan lokal yang akan dikembangkan, ditetapkan oleh pimpinan daerah dan/atau sejalan dengan kebijakan pusat)----1---T[2.09.03.1.02.0002] [2.09.03.2.02.0002]
52.09.000068Target konsumsi pangan per kapita per tahunDokumenSasaran total konsumsi energi (kkal/kap/hari), total konsumsi protein (gram/kap/hari), skor PPH selama lima tahun perencanaan pembangunan daerah yang dihitung dari data dasar konsumsi pangan aktual. (Target konsumsi pangan tercantum dalam RPJMD/dokumen perencanaan pembangunan kabupaten/ target konsumsi energi sejalan dengan standar AKE yang ditetapkan sesuai dengan regulasi yang berlaku). Penetapan target skor PPH kabupaten/kota mengacu pada Perbadan 11/2023 tentang Pola Pangan Harapan.-----3211T[2.09.03.2.04.0001]
62.09.000076Data daerah rentan rawan panganLaporandata daerah yang memiliki karakteristik berpotensi mengalami kejadian rawan pangan. Dalam Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan, yang termasuk daerah rentan rawan pangan adalah daerah pada prioritas 1 sampai 3.---111111T[2.09.04.1.02.0004] [2.09.04.2.02.0003]
72.09.000078Data harga dan pasokan pangan di tingkat produsen dan konsumenDokumenData yang diperoleh dari kegiatan pengumpulan, pengolahan serta analisis data dan informasi harga dan pasokan pangan tingkat produsen (petani/peternak/penggilingan) dan tingkat konsumen (pedagang grosir/eceran) dengan subjek tertentu melalui pencatatan berulang secara berkala-1---52471212T[2.09.03.2.01.0015]
82.09.000079Data Jumlah PendudukDokumenData jumlah penduduk di suatu wilayah pada tahun berjalan yang digunakan untuk menghitung total kebutuhan pangan, dengan penghitungan konsumsi kg per kapita dikalikan jumlah penduduk. Sumber data dari BPS1-1111111T[2.09.03.1.01.0013] [2.09.03.1.01.0010] [2.09.03.2.01.0013] [2.09.03.2.01.0016] [2.09.03.2.01.0020] [2.09.03.1.01.0015]
92.09.000081Data Konsumsi PanganDokumenData jumlah pangan yang dibutuhkan untuk konsumsi baik rumah tangga maupun non rumah tangga (untuk satu jenis pangan tertentu). Jenis pangan sesuai dengan amanat Perpres 66/2021-1-----11T[2.09.03.1.01.0013] [2.09.03.1.01.0010] [2.09.03.2.01.0013] [2.09.03.2.01.0016] [2.09.03.2.01.0020] [2.09.03.1.01.0015]
102.09.000082Data Perdagangan Antar WilayahDokumenData jumlah pangan baik yang belum maupun yang sudah mengalami pengolahan yang didatangkan atau dikeluarkan ke dalam wilayah provinsi atau kabupaten/kota dengan tujuan diperdagangkan/diedarkan/disimpan (untuk satu jenis pangan tertentu). Jenis pangan sesuai dengan amanat Perpres Nomor 66 Tahun 2021.-----T[2.09.03.1.01.0010] [2.09.03.1.01.0013] [2.09.03.2.01.0013] [2.09.03.2.01.0016] [2.09.03.2.01.0020] [2.09.03.1.01.0015]
112.09.000083Data Produksi PanganDokumenData jumlah pangan yang diproduksi atau dihasilkan di wilayah provinsi dan kabupaten/kota, baik yang belum mengalami proses pengolahan maupun yang sudah mengalami proses pengolahan (angka tetap dan angka sementara)-----111T[2.09.03.2.01.0020] [2.09.03.1.01.0010] [2.09.03.1.01.0013] [2.09.03.2.01.0013] [2.09.03.2.01.0015] [2.09.03.1.01.0015]
122.09.000084Data Stok PanganDokumenData jumlah bahan pangan yang disimpan/dikuasai oleh pemerintah/swasta, seperti yang ada di pabrik, gudang, depo, lumbung petani/rumah tangga, dan pasar/pedagang yang dimaksudkan sebagai cadangan pangan(untuk satu jenis pangan tertentu). Jenis pangan sesuai dengan amanat Perpres 66/2021----52471212T[2.09.03.2.01.0020] [2.09.03.1.01.0015] [2.09.03.1.01.0010] [2.09.03.1.01.0013] [2.09.03.2.01.0011] [2.09.03.2.01.0013] [2.09.03.2.01.0016]
132.09.000086Informasi Harga Pangan di tingkat Konsumen berkalaLaporanData yang diperoleh dari hasil pengumpulan, pengolahan serta analisis data dan informasi harga pangan tingkat konsumen (pedagang grosir/eceran) dengan subjek tertentu melalui pencatatan berulang secara berkala----52471212T[2.09.03.1.01.0012] [2.09.03.1.01.0009] [2.09.03.2.01.0008] [2.09.03.2.01.0012]
142.09.000087Informasi Harga Pangan di tingkat Produsen berkalaLaporanData yang diperoleh dari hasil pengumpulan, pengolahan serta analisis data dan informasi harga pangan tingkat produsen (petani/peternak/penggilingan) dengan subjek tertentu melalui pencatatan berulang secara berkala-------1212T[2.09.03.1.01.0012] [2.09.03.1.01.0009] [2.09.03.2.01.0008] [2.09.03.2.01.0012]
152.09.000097Jumlah dokumen pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi sosialisasi keamanan dan mutu pangan segar asal tumbuhanDokumenDokumen hasil pelaksanaan koordinasi/sinkronisasi/sosialisasi/monev keamanan dan mutu pangan, dan/atau berupa penyediaan media cetak/elektronik sebagai bahan edukasi, komunikasi dan informasi------1-T[2.09.05.1.01.0011] [2.09.05.2.01.0008]
162.09.000100Jumlah dokumen pelaksanaan peningkatan kapasitas SDM keamanan pangan per tahunDokumenDokumen pelaksanaan peningkatan kapasitas SDM keamanan pangan per tahun adalah catatan atau rekaman pelaksanaan peningkatan kapasitas SDM Keamanan pangan, yang mencakup pelatihan internal dan eksternal-----T[2.09.05.1.01.0009] [2.09.05.2.01.0009]
172.09.000101Jumlah dokumen pembinaan pelaku usaha pangan segar asal tumbuhan yang disusunDokumenDokumen pembinaan pelaku usaha pangan segar asal tumbuhan adalah Laporan hasil pembinaan pelaku usaha pangan segar----T[2.09.05.1.01.0009] [2.09.05.2.01.0009]
182.09.000102Jumlah dokumen penerapan SOP kelembagaan yang disusunDokumenDokumen penerapan SOP adalah catatan kegiatan penerapan SOP yang dilaksanakan oleh lembaga pengawas keamanan, mutu, label dan gizi pangan--------T[2.09.05.1.01.0009] [2.09.05.2.01.0009]
192.09.000103Jumlah dokumen SOP kelembagaan yang disusunDokumenSOP kelembagaan adalah SOP yang disusun oleh lembaga pengawas keamanan, mutu label dan gizi pangan sesuai dengan persyaratan Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 12 tahun 2023---------T[2.09.05.1.01.0009] [2.09.05.2.01.0009]
202.09.000105Jumlah Eksisting Infrastruktur Cadangan PanganUnitData gudang CPP, lumbung pangan ataupun infrastruktur lain yang memiliki fungsi yang sama dan sarana pendukung yang dimiliki---------T[2.09.02.1.01.0006] [2.09.02.2.01.0006]
212.09.000109Jumlah izin edar PSAT PDUK label hijau per tahunDokumenJumlah sertifikat registrasi PSAT PDUK label hjau yang diterbitkan kepada pelaku usaha PDUK yang telah memenuhi komitmen sesuai persyaratan registrasi PSAT PDUK-----T[2.09.05.2.01.0006]
222.09.000113Jumlah Kelembagaan Distribusi Pangan yang EksistingUnitJumlah kelembagaan distribusi pangan untuk aksesibilitas pangan masyarakat------11T[2.09.03.1.01.0011] [2.09.03.2.01.0010]
232.09.000114Jumlah Keluarga yang Mengikuti Peningkatan Ketahanan Pangan KeluargaKeluargaJumlah laporan kegiatan dalam rangka peningkatan ketahanan pangan keluarga yang telah dilaksanakan, melalui kegiatan pemanfaatan pekarangan, teras pangan, gerasi B2SA, rumah pangan B2SA, Dapur B2SA, dan kegiatan sejenis yang mendukung.392-22903030-430430T[2.09.03.2.01.0007]
242.09.000115Jumlah koordinasi dan sinkronisasi informasi stok, pasokan dan harga pangan secara berkalaLaporanKegiatan rapat koordinasi dan sinkronisasi untuk memantau jumlah stok, pasokan dan kondisi harga pangan pokok strategis dengan melibatkan semua pelaku usaha produsen/penggilingan/pedagang/ asosiasi/distributor serta melakukan pemantauan harga di tingkat produsen dan harga eceran di pasar tradisional, grosir, dan retail yang dilakukan secara berkala-236-----1212T[2.09.03.1.01.0008] [2.09.03.2.01.0014]
252.09.000118Jumlah pelaksanaan Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP)LaporanJumlah pendistribusian bahan pangan dari wilayah produsen (surplus) atau harga rendah ke wilayah konsumen (defisit) atau harga tinggi---------T[2.09.03.1.01.0009] [2.09.03.2.01.0008]
262.09.000119Jumlah pelaksanaan Gerakan Pangan Murah/Bazar Pangan Murah atau Operasi PasarLaporanPelaksanaan Gerakan Pangan Murah atau kegiatan dengan sebutan lainnya yang memiliki tujuan yang sama yaitu untuk mempermudah masyarakat memperoleh bahan pangan, dengan harga terjangkau dengan tujuan stabilisasi pasokan dan harga pangan serta pengendalian inflasi------111T[2.09.03.1.01.0009] [2.09.03.2.01.0008]
272.09.000120Jumlah pelaku usaha pangan lokalLaporanJumlah UMKM/UKM/kelompok usaha yang berkembang dalam mengolah aneka pangan berbahan baku lokal-42-11T[2.09.03.1.01.0007] [2.09.03.2.01.0009]
282.09.000126Jumlah promosi penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokalKegiatanBanyaknya kegiatan sosialisasi/promosi/kampanye/edukasi konsumsi B2SA berbasis pangan lokal yang dilakukan selama satu tahun11T[2.09.03.1.04.0001] [2.09.03.2.04.0005]
292.09.000132Peta situasi kewaspadaan pangan dan giziDokumenPeta tematik yang menggambarkan situasi Kewaspadaan Pangan dan Gizi berdasarkan indikator yang digunakan-1--1111T[2.09.04.1.02.0005] [2.09.04.2.02.0005]
302.09.000134Jumlah Eksisting Infrastruktur Pendukung Kemandirian Pangan LainnyaUnitJumlah cold storage, RMU, dryer, lantai jemur eksisting yang dimiliki--1--1144T[2.09.02.1.01.0003] [2.09.02.2.01.0003]
312.09.000135Jumlah Infrastruktur Pendukung Kemandirian Pangan Lainnya yang DisediakanUnitJumlah infrastruktur jaringan internet dan software/aplikasi yang dimiliki untuk mendukung kemandirian pangan-------1010T[2.09.02.1.01.0003] [2.09.02.2.01.0003]
322.09.000137Jumlah Usaha Pangan LokalLaporanJumlah UMKM/UKM/kelompok usaha yang mengolah aneka pangan berbahan baku lokal-10--1T[2.09.03.1.01.0002] [2.09.03.2.01.0002]
332.09.000138Jumlah Pangan Pokok yang TerdistribusiLaporandata banyaknya dan sebaran pangan pokok yang terdistribusi------1212T[2.09.03.1.01.0003] [2.09.03.2.01.0003]
342.09.000139Jumlah Pangan Lainnya yang TerdistribusiLaporandata banyaknya dan sebaran pangan lainnya yang terdistribusi-------1-T[2.09.03.1.01.0003] [2.09.03.2.01.0003]
352.09.000142Jumlah koordinasi dan sinkronisasi penentuan Harga Minimum Pangan Pokok LokalLaporanJumlah laporan hasil koordinasi dan sinkronisasi dalam rangka penentuan harga minimum pangan pokok lokal---------T[2.09.03.1.03.0001] [2.09.03.2.03.0001]
362.09.000143Data harga minimum pangan pokok lokalDokumenInformasi harga pangan pokok lokal yang diproduksi dan/atau dikonsumsi di wilayah setempat untuk dilakukan penentuan harga minimumnya-----52472424T[2.09.03.3.03.0002] [2.09.03.4.03.0002] [2.09.03.1.03.0001] [2.09.03.3.03.0002] [2.09.03.4.03.0002] [2.09.03.2.03.0001]
372.09.000144Jumlah pemberdayaan kelompok masyarakat dalam Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya LokalLaporanBanyaknya kelompok masyarakat yang melakukan kegiatan penerapan konsumsi pangan B2SA di desa/kelurahan di kabupaten/kota1-1011---T[2.09.03.2.04.0002]
382.09.000145Jumlah Koordinasi dan Sinkronisasi Pemantauan dan Evaluasi Konsumsi per Kapita per TahunLaporanBanyaknya kegiatan yang dilakukan dalam rangka koordinasi dan sinkronisasi penilaian capaian konsumsi energi, konsumsi protein, dan skor PPH, serta evaluasi terhadap target RPMJD/dokumen perencanaan pembangunan daerah. Penetapan target skor PPH sejalan dengan Perbadan nomor 11 tahun 2023 tentang Pola Pangan Harapan.-1-------T[2.09.03.1.04.0003] [2.09.03.2.04.0003]
392.09.000149Indeks Ketahanan Pangan Level DesaDokumenUkuran dari indikator-indikator yang mewakili aspek ketersediaan, keterjangkauan dan pemanfaatan pangan yang digunakan untuk menghasilkan skor komposit kondisi ketahanan pangan level desa/kelurahan. Nilai IKP dapat menunjukkan capaian ketahanan pangan dan gizi wilayah (kelurahan/desa) dan peringkat (ranking) relatif antara satu desa/kelurahan dibandingkan dengan desa/kelurahan lainnya.---------T[2.09.04.2.01.0001]
402.09.000152Data Penerima ManfaatDokumenCalon penerima manfaat dalam rangka pengadaan, pengelolaan, dan penyaluran cadangan pangan pemerintah daerah provinsi di daerah kabupaten/kota rentan rawan pangan atau terdampak bencana---------T[2.09.04.1.02.0002] [2.09.04.2.02.0002]
412.09.000153Jumlah Intervensi terhadap Hasil Analisis Kewaspadaan Pangan dan GiziDokumenProgram atau kegiatan sebagai tindak lanjut hasil analis situasi kewaspadaan pangan dan gizi wilayah & rekomendasi kebijakan tingkat Provinsi atau kabupaten/kota---------T[2.09.04.1.02.0003] [2.09.04.2.02.0004]
422.09.000155Jumlah registrasi PSAT PDUK per tahunDokumenJumlah registrasi PSAT PDUK yang diterbitkan melalui online single submision (OSS) untuk pelaku usaha UMK tanpa klaim dalam jangka waktu satu tahun-----T[2.09.05.2.01.0006]
432.09.000159Rekomendasi Keamanan dan/atau mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan Daerah Kabupaten/KotaDokumenmerupakan berita acara hasil pengawasan post market dan/atau bentuk tindaklanjut hasil pengawasan post market yang dilakukan di wilayah masing-masing, dapat berupa surat ke pihak terkait maupun laporan hasil pertemuan tindaklanjut.--------T[2.09.05.2.01.0004]
442.09.000160Persentase pangan segar asal tumbuhan yang memenuhi syarat keamanan dan/atau mutu pangan segarPersentasePresentase pangan segar asal tumbuhan yang memenuhi syarat merupakan perbandingan antara jumlah sampel yang memenuhi syarat keamanan dan/atau mutu pangan dengan jumlah total sampel yang diuji-----58---T[2.09.05.1.01.0008] [2.09.05.2.01.0004]
452.09.000190data cadangan pangan pemerintah Pemerintah kab/kotaDokumendata cadangan pangan pemerintah Pemerintah kab/kota , yaitu pengadaan, pengelolaan, penyaluran, dan pelepasan---------T[2.09.03.3.02.0005]
462.09.000210Jumlah Koordinasi dan Sinkronisasi dalam rangka penyediaan infrastruktur logistikUnitJumlah laporan koordinasi dan sinkronisasi dalam rangka penguatan penyediaan sarana dan prasarana logistik pangan, jaringan distribusi pangan antar pelaku usaha dan pemerintah.-----T[2.09.02.1.01.0004] [2.09.02.2.01.0004]
472.09.000211Jumlah koordinasi dan sinkronisasi distribusi pangan pokokLaporanJumlah laporan koordinasi dan sinkronisasi yang dilaksanakan antar instansi dan pelaku usaha dalam rangka penyediaan sarana dan prasarana logistik pangan dan penguatan jaringan distribusi pangan antar pelaku usaha dan pemerintah.----T[2.09.03.1.01.0003] [2.09.03.2.01.0003]
482.09.000212Jumlah koordinasi dan sinkronisasi distribusi pangan lainnyaLaporanKegiatan rapat koordinasi dan sinkronisasi kegiatan distribusi/penyaluran pangan pokok lainnya dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah----T[2.09.03.1.01.0003] [2.09.03.2.01.0003]
492.09.000214Jumlah stok dan pelepasan Cadangan Pangan PemerintahTonJumlah stok dan jumlah pelepasan cadangan pangan pemerintah yang dilakukan akibat penurunan mutu-16,802.28T[2.09.03.1.02.0005] [2.09.03.2.02.0006]
502.09.000217Laporan Koordinasi dan Sinkronisasi Penanganan Kerawanan Pangan dan GiziDokumenLaporan mengenai pelaksanaan Koordinasi dan Sinkronisasi Penanganan Kerawanan Pangan dan Gizi yang melibatkan OPD terkait dan stakeholder lainnya.-1--T[2.09.04.1.02.0004] [2.09.04.2.02.0003]
512.09.000219Jenis prasarana Pengujian Keamanan dan Mutu Pangan Segar Asal TumbuhanUnitPrasarana berupa laboratorium pengujian keamanan dan mutu pangan segar asal tumbuhan yang dimiliki1---T[2.09.05.1.01.0010] [2.09.05.2.01.0007]
522.09.000255Data Lumbung Pangan Masyarakat (LPM)DokumenData jumlah LPM, data pengadaan dan stok pangan yang dikelola LPM, jenis pangan yang dikelola LPM11T[2.09.02.2.01.0006] [2.09.03.2.02.0008]
533.27.000051Hasil Pengujian Mutu Benih dan Bibit TernakDokumenHasil pengujian terhadap mutu benih dan bibit ternak--------T[3.27.02.2.05.0002]
543.27.000135Panjang Jalan Usaha Tani eksistingKMpanjang usaha tani yang ada dan berfungsi untuk mendukung kegiatan budidaya pertanian6.21-0.692.341.99983.483.483.483.4T[3.27.03.2.02.0003]
553.27.000137Panjang Jalan Usaha Tani yang direhabilitasi dan dipeliharaKMPanjang Usaha tani yang direhabilitasi dan diperbaiki dalam rangka pemeliharaan untuk mendukung kegiatan budidaya pertanian-8.64---0.795-134-T[3.27.03.2.02.0003]
563.27.000143Pemeriksaan mutu, khasiat dan keamanan obat hewan yang beredarLaporanObat hewan yang telah lolos pengawasan oleh Tim Pengawas Obat Hewan dan siap untuk diedarkan---------T[3.27.02.1.06.0001] [3.27.02.2.04.0001]
573.27.000152pengawasan peredaran hewan dan produk hewanLaporanBanyaknya kegiatan pengawasan yang dilakukan dalam rangka optimalisasi peredaran hewan dna produk hewan yang baik8-8888888T[3.27.04.2.04.0002]
583.27.000238Jumlah analisis Risiko media pembawa penyakit hewan lainnyaLaporanJumlah Pemindaian terhadap Potensi Wabah Penyakit Hewan yang berkaitan dengan lalu‐lintas hewan dan produk hewan-8-------T[3.27.04.1.02.0005] [3.27.04.2.02.0007]
593.27.000239Jumlah analisis Risiko Penyakit HewanLaporanJumlah Pemindaian terhadap Potensi Wabah Penyakit Hewan yang berkaitan dengan lalu‐lintas hewan dan produk hewan---------T[3.27.04.1.02.0005] [3.27.04.2.02.0007]
603.27.000240Jumlah analisis Risiko Penyakit zoonosisLaporanJumlah Pemindaian terhadap Potensi perpindahan Penyakit Hewan yang berkaitan dengan lalu‐lintas hewan dan produk hewan di lapangan---------T[3.27.04.1.02.0005]
613.27.000241Jumlah analisis Risiko produk hewanLaporanjumlah kasus pencegahan masuk dan tersebarnya penyakit hewan menular prioritas.---------T[3.27.04.1.02.0005] [3.27.04.2.02.0007]
623.27.000242Jumlah analisis Risiko zoonosisLaporanjumlah kegiatan analisa risiko kejadian zoonosis di suatu wilayah---------T[3.27.04.2.02.0007]
633.27.000243Jumlah Bahan Pakan/Pakan yang beredarTonBanyaknya bahan pakan dan pakan ternak yang beredar92-1,868.351,883.30-808.2-808808T[3.27.02.2.05.0004] [3.27.02.2.03.0002]
643.27.000244Jumlah bahan pakan/pakan/tanaman skala kecilTonJenis dan banyaknya bahan pakan, pakan dan pakan yang digunakan oleh peternak---------T[3.27.02.2.03.0001]
653.27.000245Jumlah Balai Penyuluh di Kecamatan serta sarana pendukungnya yang dibangunUnitBanyaknya Balai penyuluh di Kecamatan serta sarana pendukungnya yang dibangun dan dikembangkan------555T[3.27.03.2.02.0008]
663.27.000246Jumlah Balai Penyuluh di Kecamatan serta sarana pendukungnya yang direhabilitasiUnitBanyaknya Balai penyuluh di Kecamatan serta sarana pendukungnya yang direhabilitasi dan diperbaiki dalam rangka pemeliharaan---------T[3.27.03.2.02.0008]
673.27.000248Jumlah Benih bersertifikat Hortikultura berbentuk batang yang terawasi mutunya sesuai dengan standar mutu yang ditetapkanBatangData hasil pengawasan Banyaknya Benih Batang hortikultura yang disertifikasi oleh BPSB/ OPD yang berwenang melakukan sertifikasi benih yang mutunya sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan---------T[3.27.02.1.02.0005] [3.27.02.1.02.0019]
683.27.000249Jumlah Benih bersertifikat Hortikultura berbentuk batang yang terawasi peredarannyaBatangBanyaknya Benih Batang hortikultura yang disertifikasi oleh BPSB/ OPD yang berwenang melakukan sertifikasi benih yang beredar di masyarakat dan terawasi oleh petugas pengawas benih tanaman (PBT)----13----T[3.27.02.1.02.0005] [3.27.02.1.02.0019]
693.27.000250Jumlah Benih bersertifikat Hortikultura berbentuk batang yang tersediaBatangBanyaknya Benih Batang hortikultura yang disertifikasi oleh BPSB/ OPD yang berwenang melakukan sertifikasi benih yang tersedia di masyarakat---------T[3.27.02.1.02.0005] [3.27.02.1.02.0019]
703.27.000251Jumlah Benih bersertifikat Hortikultura berbentuk umbi yang terawasi mutunya sesuai dengan standar mutu yang ditetapkanTonData hasil pengawasan Banyaknya Benih Umbi/Rimpang hortikultura yang disertifikasi oleh BPSB/ OPD yang berwenang melakukan sertifikasi benih yang mutunya sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan---------T[3.27.02.1.02.0005] [3.27.02.1.02.0019]
713.27.000252Jumlah Benih bersertifikat Hortikultura berbentuk umbi yang terawasi peredarannyaTonBanyaknya Benih Umbi/Rimpang hortikultura yang disertifikasi oleh BPSB/ OPD yang berwenang melakukan sertifikasi benih yang beredar di masyarakat dan terawasi oleh petugas pengawas benih tanaman (PBT)---------T[3.27.02.1.02.0005] [3.27.02.1.02.0019]
723.27.000253Jumlah Benih bersertifikat Hortikultura berbentuk umbi yang tersediaTonBanyaknya Benih Umbi/Rimpang hortikultura yang disertifikasi oleh BPSB/ OPD yang berwenang melakukan sertifikasi benih yang tersedia di masyarakat---------T[3.27.02.1.02.0005]
733.27.000254Jumlah Benih Bersertifikat Perkebunan yang terawasi mutunya sesuai dengan standar mutu yang ditetapkanBatangBanyakanya benih batang perkebunan yang berasal dari kebun sumber benih yang ditetapkan dan disertifikasi oleh BPSB/ OPD berwenang melakukan sertifikasi benih sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan---------T[3.27.02.1.02.0005] [3.27.02.1.02.0020]
743.27.000255Jumlah Benih Bersertifikat Perkebunan yang terawasi peredarannyaBatangBanyaknya Benih Batang perkebunan yang disertifikasi oleh BPSB/ OPD yang berwenang melakukan sertifikasi benih yang beredar di masyarakat dan terawasi oleh petugas pengawas benih tanaman (PBT)---------T[3.27.02.1.02.0005] [3.27.02.1.02.0020]
753.27.000256Jumlah Benih Bersertifikat Perkebunan yang tersediaBatangBanyaknya Benih Batang perkebunan yang disertifikasi oleh BPSB/ OPD yang berwenang melakukan sertifikasi benih yang tersedia di masyarakat---------T[3.27.02.1.02.0005] [3.27.02.1.02.0020]
763.27.000257Jumlah benih bersertifikat tanaman pangan (berbentuk biji atau benih, seperti padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, porang, dan lain-lain) yang tersediaTonJumlah benih bersertifikat tanaman pangan (berbentuk biji/benih, seperti padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, porang, dan lain-lain) yang tersedia dengan mutu benih sesuai peraturan perundangan yang berlaku---13.7518.819.513.7515.8-T[3.27.02.1.02.0018] [3.27.02.1.02.0005]
773.27.000258Jumlah benih bersertifikat tanaman pangan (berbentuk biji/benih, seperti padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, porang, dan lain-lain) yang terawasi mutunya sesuai dengan standar mutu yang ditetapkanTonJumlah benih tanaman pangan (berbentuk biji/benih, seperti padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, porang, dan lain-lain) yang telah disertifikasi oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) atau dari produsen benih yang telah mendapatkan sertifikat sistem manajemen mutu dari lembaga penilai yang berwenang (Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu) dengan spesifikasi mutu benih sesuai peraturan perundangan yang berlaku-------15.5-T[3.27.02.1.02.0005] [3.27.02.1.02.0018]
783.27.000259Jumlah benih bersertifikat tanaman pangan (berbentuk biji/benih, seperti padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, porang, dan lain-lain) yang terawasi peredarannyaTonJumlah benih bersertifikat tanaman pangan (berbentuk biji/benih, seperti padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, porang, dan lain-lain) yang terawasi peredarannya---13.7518.819.513.750.3750.75T[3.27.02.1.02.0018] [3.27.02.1.02.0005]
793.27.000260Jumlah benih bersertifikat tanaman pangan (berbentuk Setek, seperti ubi kayu, ubi jalar, dan lain-lain) yang terawasi mutunya sesuai dengan standar mutu yang ditetapkanSetekJumlah benih tanaman pangan (berbentuk Setek, seperti ubi kayu, ubi jalar, dan lain-lain) yang telah disertifikasi oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) atau dari produsen benih yang telah mendapatkan sertifikat sistem manajemen mutu dari lembaga penilai yang berwenang (Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu) dengan spesifikasi mutu benih sesuai peraturan perundangan yang berlaku---------T[3.27.02.1.02.0018] [3.27.02.1.02.0005]
803.27.000261Jumlah benih bersertifikat tanaman pangan (berbentuk Setek, seperti ubi kayu, ubi jalar, dan lain-lain) yang terawasi peredarannyaSetekJumlah benih bersertifikat tanaman pangan (berbentuk Setek, seperti ubi kayu, ubi jalar, dan lain-lain) yang terawasi peredarannya---------T[3.27.02.1.02.0005] [3.27.02.1.02.0018]
813.27.000262Jumlah benih bersertifikat tanaman pangan (berbentuk Setek, seperti ubi kayu, ubi jalar, dan lain-lain) yang tersediaSetekJumlah benih bersertifikat tanaman pangan (berbentuk Setek, seperti ubi kayu, ubi jalar, dan lain-lain) yang tersedia dengan mutu benih sesuai peraturan perundangan yang berlaku---------T[3.27.02.1.02.0018] [3.27.02.1.02.0005]
823.27.000263Jumlah benih hortikultura Berbentuk Batang yang diperbanyak/ diproduksiBatangBanyaknya benih batang hortikultura yang diproduksi/ diperbanyak oleh OPD yang berwenang memproduksi benih maupun produsen/penangkar benih---------T[3.27.02.1.02.0007]
833.27.000264Jumlah benih hortikultura Berbentuk Umbi yang diperbanyak/ diproduksiTonBanyaknya benih umbi/ rimpang hortikultura yang diproduksi/ diperbanyak oleh OPD yang berwenang memproduksi benih maupun produsen/penangkar benih---------T[3.27.02.1.02.0014] [3.27.02.2.01.0015]
843.27.000265Jumlah benih perkebunan berbentuk anakan yang diperbanyak/ diproduksiAnakanBanyaknya benih anakan perkebunan yang diproduksi/ diperbanyak oleh OPD yang berwenang memproduksi benih maupun produsen/penangkar benih---------T[3.27.02.1.02.0006] [3.27.02.2.01.0017]
853.27.000266Jumlah benih perkebunan berbentuk batang yang diperbanyak/ diproduksiBatangBanyaknya benih batang perkebunan yang diproduksi/ diperbanyak oleh OPD yang berwenang memproduksi benih maupun produsen/penangkar benih---------T[3.27.02.1.02.0012] [3.27.02.2.01.0008]
863.27.000267Jumlah benih perkebunan berbentuk biji yang diperbanyak/ diproduksiGramBanyaknya benih perkebunan berbentuk biji yang diproduksi/ diperbanyak oleh OPD yang berwenang memproduksi benih maupun produsen/penangkar benih---------T[3.27.02.1.02.0011] [3.27.02.2.01.0011]
873.27.000270Jumlah Benih Ternak yang beredarDosisJumlah Benih Ternak yang beredar--15018015012353--T[3.27.02.1.05.0005] [3.27.02.2.05.0008]
883.27.000271Jumlah benih ternak yang bermutuDosisBenih ternak bermutu yang telah dilepas dan dimanfaatkan-10015018015012353--T[3.27.02.2.03.0001]
893.27.000272Jumlah benih ternak yang bersertifikatDosisBanyaknya benih ternak yang telah disertifikasi-10015018015012353--T[3.27.02.1.05.0003] [3.27.02.2.05.0007]
903.27.000273Jumlah Benih Ternak yang dibutuhkanDosisBenih Ternak bermutu sesuai standar dan syarat tertentu yang dibutuhkan dalam kurun waktu tertentu100----T[3.27.02.1.05.0005]
913.27.000274Jumlah Benih Ternak yang tersediaDosisBanyaknya benih ternak yang tersedia-15018015012353--T[3.27.02.2.05.0009]
923.27.000275Jumlah Benih/Bibit Hijauan Pakan Ternak yang beredarTonJenis dan banyaknya benih/bibit hijauan pakan ternak yang beredar1001,6271627--T[3.27.02.2.03.0002]
933.27.000276Jumlah benih/bibit ternak yang diproduksiEkorKetersediaan Jumlah Bibit Ternak bermutu dalam suatu Wilayah tertentu dan secara kontinyu--------T[3.27.02.1.05.0004]
943.27.000277Jumlah benih/bibit ternak yang tersediaEkorKetersediaan Benih/Bibit Ternak bermutu dalam suatu Wilayah tertentu dan secara kontinyu1963-142813762185972769779-T[3.27.02.1.05.0004]
953.27.000278Jumlah Bibit Ternak yang beredarEkorJumlah Bibit Ternak yang beredar dari spesies/rumpun tertentu yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat19637153142813762185972769779-T[3.27.02.1.05.0005] [3.27.02.2.05.0008]
963.27.000279Jumlah bibit ternak yang bermutuEkorBibit ternak bermutu yang telah dilepas dan dimanfaatkan19637153142813762185972769779-T[3.27.02.2.03.0001]
973.27.000280Jumlah bibit ternak yang bersertifikatEkorBanyaknya bibit ternak yang telah disertifikasi-7153-------T[3.27.02.1.05.0003] [3.27.02.2.05.0007]
983.27.000281Jumlah Bibit Ternak yang dibutuhkanEkorBibit Ternak bermutu sesuai standar dan syarat tertentu yang dibutuhkan dalam kurun waktu tertentu-----T[3.27.02.1.05.0005]
993.27.000282Jumlah Bibit Ternak yang tersediaEkorBanyaknya bibit ternak yang tersedia1963142813762185972769779-T[3.27.02.2.05.0009]
1003.27.000283Jumlah Bimbingan Peningkatan Pakan Kewenangan ProvinsiDokumenKegiatan penataan kelembagaan dan SDM dalam rangka meningkatkan Bahan yang berkualitas-7153-------T[3.27.02.1.04.0001]
1013.27.000284Jumlah Bimbingan Peningkatan Produksi Bahan Pakan Kewenangan ProvinsiDokumenKegiatan penataan kelembagaan dan SDM dalam rangka meningkatkan Bahan Pakan yang berkualitas---------T[3.27.02.1.04.0001]
1023.27.000285Jumlah Bimbingan Peningkatan Produksi Benih/Bibit Ternak Kewenangan ProvinsiDokumenKegiatan penataan kelembagaan dan SDM dalam rangka meningkatkan Produksi Benih/Bibit Ternak yang berkualitas---------T[3.27.02.1.04.0001]
1033.27.000286Jumlah Bimbingan Peningkatan Produksi Tanaman Pakan Ternak Kewenangan ProvinsiDokumenKegiatan penataan kelembagaan dan SDM dalam rangka meningkatkan Produksi Tanaman Pakan Ternak yang berkualitas---------T[3.27.02.1.04.0001]
1043.27.000287Jumlah daerah terdampak wabah yang terkendaliWilayahTerkendalinya jumlah daerah yang terdampak dari penyakit hewan menular strategis---------T[3.27.04.1.01.0003] [3.27.04.2.01.0003]
1053.27.000289Jumlah DAM Parit yang direhabilitasiUnitJumlah Dam parit yang direhabilitasi dan diperbaiki dalam rangka pemeliharaan untuk mendukung kegiatan budidaya pertanian---------T[3.27.03.2.02.0004]
1063.27.000290Jumlah Diseminasi Informasi Teknis, Sosial, Ekonomi dan Inovasi PertanianDokumenJumlah Diseminasi Informasi Teknis, Sosial, Ekonomi dan Inovasi Pertanian oleh penyuluh pertanian merujuk pada total kegiatan yang dilakukan oleh penyuluh pertanian untuk menyebarkan informasi, pengetahuan, dan inovasi terkait teknik pertanian, aspek sosial dalam pertanian, ekonomi pertanian, serta inovasi terbaru di bidang pertanian kepada komunitas petani atau stakeholder terkait. Diseminasi ini dapat dilakukan melalui berbagai metode seperti seminar, lokakarya, pelatihan, publikasi, atau media digital. Jumlah tersebut dapat diukur berdasarkan data resmi atau laporan kegiatan diseminasi yang telah dijalankan oleh penyuluh pertanian dalam periode waktu tertentu.-45-1010T[3.27.07.2.01.0009]
1073.27.000291Jumlah dokumen rencana kontingensi penanganan hewan/ternak akibat bencana alamDokumenDokumen perencanaan penanganan hewan ternak yang diakibatkan oleh bencana alam--------T[3.27.05.1.01.0006] [3.27.05.2.01.0007]
1083.27.000292Jumlah Eksisting Bahan Pakan yang diproduksiLaporanJumlah laporan hasil penyediaan Bahan Pakan yang diproduksi sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI)---------T[3.27.02.1.04.0004]
1093.27.000293Jumlah Eksisting Balai Penyuluh di Kecamatan serta sarana pendukungnyaUnitBanyaknya Balai penyuluh di Kecamatan serta sarana pendukungnya yang berfungsi baik5-5555555T[3.27.03.2.02.0008]
1103.27.000294Jumlah Eksisting Benih/Bibit Ternak yang diproduksiLaporanJumlah laporan hasil penyediaan Benih/Bibit Ternak hasil produksi sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI)-5-------T[3.27.02.1.04.0004]
1113.27.000295Jumlah eksisting DAM ParitUnitJumlah eksisting dam parit yang ada dan berfungsi untuk mendukung kegiatan budidaya pertanian dengan debit air minimal 5 lt/detik dan lebar penampang kurang lebih 5 m-----12121212T[3.27.03.2.02.0004]
1123.27.000296Jumlah Eksisting Embung PertanianUnitbanyaknya embung yang ada dan berfungsi untuk mendukung kegiatan budidaya pertanian---------T[3.27.03.2.02.0002]
1133.27.000297Jumlah Eksisting Gedung UPTD PertanianUnitBanyaknya gedung UPTD baik berupa balai ataupun bentuk lain yang digunakan dalam kondisi baik-------11T[3.27.03.1.01.0010]
1143.27.000298Jumlah Eksisting Jaringan Irigasi Usaha TaniUnitPanjang jaringan irigasi yang ada, terhubung langsung ke lahan pertanian dan berfungsi baik4-24539393940T[3.27.03.2.02.0010]
1153.27.000299Jumlah Eksisting Laboratorium Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat VeterinerUnitJumlah Laboratoriium keswan dan kesmavet yang berfungsi baik3----T[3.27.03.2.02.0012]
1163.27.000300Jumlah eksisting Laboratorium Keswan dan KesmavetUnitKetersediaan Laboratorium Keswan dan Kesmavet mempunyai fungsi pengawasan, pengamatan, pemantauan penyakit hewan yang bersifat zoonosis dan non zoonosis serta kualitas pangan asal hewan di seluruh wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi1111T[3.27.03.1.01.0012]
1173.27.000301Jumlah eksisting laboratorium Peternakan dan Kesehatan HewanUnitKetersediaan unit pengujian terhadap tingkat kesehatan hewan/ternak yang bersifat penyakit infeksius atau penyakit non infeksius----T
1183.27.000302Jumlah Eksisting lembaga penyuluhan pertanian kabupaten/kotaUnitJumlah kelembagaan yang menyelenggarakan fungsi penyuluhan pertanian tingkat Kabupaten/Kota55555511T[3.27.07.2.01.0007] [3.27.07.2.01.0001]
1193.27.000303Jumlah Eksisting lembaga penyuluhan pertanian provinsiUnitJumlah kelembagaan yang menyelanggarakan fungsi penyuluhan pertanian tingkat provinsi1511111--T[3.27.07.1.01.0003]
1203.27.000304Jumlah Eksisting Obat Hewan yang beredarDosisJenis obat hewan yang beredar dan digunakan45,028116,72517,92711,11044,12511,2901,775-T[3.27.02.2.04.0001]
1213.27.000305Jumlah Eksisting Pakan yang diproduksiLaporanJumlah laporan hasil penyediaan Pakan yang diproduksi sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI)-13,435-------T[3.27.02.1.04.0004]
1223.27.000306Jumlah Eksisting Pelanggaran Kesejahteraan HewanKasuskasus pelanggaran yang terjadi dan diakibatkan oleh kesalahan dalam penanganan kesejahteraan hewan--------T[3.27.04.2.05.0002]
1233.27.000307Jumlah Eksisting Penyuluh Pertanian ASNOrangJumlah penyuluh pertanian ASN yang terpenuhi sesuai kebutuhan daerah20-20171717161716T[3.27.07.1.01.0004] [3.27.07.2.01.0006]
1243.27.000308Jumlah Eksisting Pintu AirUnitJumlah Pintu Air yang ada dan berfungsi untuk mendukung kegiatan budidaya pertanian2012121212T[3.27.03.2.02.0006]
1253.27.000309Jumlah Eksisting Pos Pemeriksaan HewanUnitUnit Pelayanan Pemeriksaan Hewan yang tersedia yang berguna dalam pengawasan, peredaran ternak dan pengendalian penyebaran penyakit hewan menular--------T[3.27.03.1.01.0024]
1263.27.000310Jumlah Eksisting Prasarana Hortikultura LainnyaUnitBanyaknya prasarana hortikultura lainnya yang berfungsi baik-----12--T[3.27.03.2.02.0009]
1273.27.000311Jumlah Eksisting Prasarana Perkebunan LainnyaUnitBanyaknya prasarana perkebunan lainnya yang berfungsi baik---------T[3.27.03.2.02.0009]
1283.27.000312Jumlah Eksisting Prasarana Peternakan LainnyaUnitBanyaknya prasarana peternakan lainnya yang berfungsi baik4-4455555T[3.27.03.2.02.0009]
1293.27.000313Jumlah Eksisting Prasarana Tanaman Pangan LainnyaUnitBanyaknya prasarana tanaman pangan lainnya yang berfungsi baik4--55T[3.27.03.2.02.0009]
1303.27.000314Jumlah Eksisting PuskeswanUnitBanyaknya Puskeswan yang berfungsi baik11111111T[3.27.03.2.02.0014]
1313.27.000316Jumlah Eksisting Rumah Sakit Hewan, Klinik Hewan, Ambulatori, Praktik Dokter Hewan Mandiri/Puskeswan Mandiri, atau Tempat Pelayanan Paramedik veteriner Keswan yang terbangunUnitTempat pelayanan jasa oleh paramedik dan medik veteriner yang baru terbangun, yang berperan dalam penanganan penyakit hewan yang telah memiliki perizinan112222111T[3.27.03.1.01.0021]
1323.27.000317Jumlah Eksisting Sarana PendukungUnitBanyaknya sarana pendukung yang digunakan dalam kondisi baik. Sarana pendukung dapat berupa gudang penyimpanan dan sarana lain yang mendukung peningkatan produktivitas hasil pertanian1--44T[3.27.03.1.01.0010]
1333.27.000318Jumlah Eksisting Tanaman Pakan Ternak yang diproduksiLaporanJumlah laporan hasil penyediaan Tanaman Pakan Ternak yang di produksi sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI)1,627---T[3.27.02.1.04.0004]
1343.27.000319Jumlah Eksisting UPTD BIBUnitBanyaknya UPTD inseminasi buatan, baik berbentuk balai atau lainnya yang ada dan berfungsi baik--------T[3.27.03.2.02.0013]
1353.27.000320Jumlah Eksisting UPTD Pembibitan dan UPTD Produksi TernakUnitBanyaknya UPTD pembibitan dan produksi ternak, baik berbentuk balai atau lainnya yang ada dan berfungsi baik---------T[3.27.03.2.02.0011]
1363.27.000321Jumlah Eksisting usaha pertanian yang dibina dan diawasiLaporanJumlah usaha pertanian yang ada dan didampingi dalam pengembangannya-1061011T[3.27.06.1.01.0005] [3.27.06.2.01.0005]
1373.27.000322Jumlah Eksisting Zona/Kompartemen Bebas PenyakitUnitKondisi terkini terkait wilayah kompartemen atau zona yang dinyatakan bebas dari penyakit--------T[3.27.04.1.03.0001]
1383.27.000323Jumlah Embung Pertanian yang dipeliharaUnitbanyaknya embung yang dipelihara dalam rangka mendukung kegiatan budidaya pertanian---------T
1393.27.000324Jumlah Embung Pertanian yang direhabilitasiUnitbanyaknya embung yang direhabilitasi dan diperbaiki dalam rangka pemeliharaan untuk mendukung kegiatan budidaya pertanian---------T[3.27.03.2.02.0002]
1403.27.000325Jumlah Esksisting Laboratorium Benih atau Balai Benih (BIBD Provinsi)UnitKetersediaan Laboratorium Benih atau Balai Benih yang melakukan peredaran Benih di Provinsi-------11T[3.27.03.1.01.0022]
1413.27.000326Jumlah Esksisting Laboratorium PertanianUnitBanyaknya laboratorium yang digunakan untuk mendukung penelitian, upaya pengembangan jaringan/kultivar/SDG dalam rangka pengembangan kualitas produksi pertanian dalam kondisi baik---------T[3.27.03.1.01.0007]
1423.27.000327Jumlah Esksisting Rumah Potong HewanUnitBanyaknya RPH yang beroperasi dan berfungsi baik1-1111111T[3.27.03.2.02.0015]
1433.27.000328Jumlah galur ternak yang dilakukan pelestarian dan pemurnianGalurJumlah galur ternak yang dilestarikan dan dimurnikan-1-------T[3.27.02.2.02.0005]
1443.27.000329Jumlah galur yang dimanfaatkanGalurJumlah jenis galur yang berkualitas dan telah dimanfaatkan5-5555555T[3.27.02.2.02.0003]
1453.27.000330Jumlah galur yang dinilaiGalurSekumpulan atau sekelompok individu hewan dalam satu rumpun yang memiliki karakteristik tertentu yang dimanfaatkan untuk tujuan pemuliaan atau perkembangbiakan555555555T[3.27.02.1.03.0006]
1463.27.000331Jumlah galur yang ditingkatkan kualitasnyaGalurJumlah jenis galur yang dilakukan pengusahaan peningkatan kualitas555555555T[3.27.02.2.02.0002]
1473.27.000332Jumlah Gedung UPTD Pertanian yang dibangunUnitBanyaknya gedung UPTD baik berupa balai ataupun bentuk lain yang dibangun atau dikembangkan5-------T[3.27.03.1.01.0010]
1483.27.000333Jumlah Gedung UPTD Pertanian yang direhabilitasiUnitBanyaknya gedung UPTD baik berupa balai ataupun bentuk lain yang direhabilitasi atau diperbaiki dalam rangka pemeliharaan---------T[3.27.03.1.01.0010]
1493.27.000335Jumlah Hasil pengujian di laboratorium kesehatan HewanLaporanHasil uji Laboratorium Kesehatan Hewan yang dilakukan pada Laboratorium terakreditasi---------T[3.27.04.1.03.0003] [3.27.04.2.04.0004]
1503.27.000336Jumlah Hasil pengujian di Laboratorium Kesehatan Masyarakat VeterinerLaporanHasil uji Laboratorium Kesehatan Masayarakat Veteriner yang dilakukan pada Laboratorium terakreditasi---------T[3.27.04.2.04.0004]
1513.27.000337Jumlah hewan yang berhasil ditanganiEkorBanyaknya hewan yang berhasil ditangani dari penyakit hewan274,809-634,777655,702656572617944721,1637,4583,814T[3.27.05.1.01.0006] [3.27.05.2.01.0007]
1523.27.000338Jumlah Hijauan Pakan Ternak (HPT), Bahan Pakan dan Pakan yang beredarTonHijauan Pakan Ternak, Bahan Pakan dan Pakan yang beredar dari spesies/rumpun tertentu yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat595,3291,6270.2612,40015,450T[3.27.02.1.05.0005]
1533.27.000339Jumlah Hijauan Pakan Ternak (HPT), Bahan Pakan dan Pakan yang dibutukanTonHijauan Pakan Ternak, Bahan Pakan dan Pakan bermutu sesuai standar dan syarat tertentu yang dibutuhkan dalam kurun waktu tertentu1,6270.2612,40015,450T[3.27.02.1.05.0005]
1543.27.000340Jumlah Hijauan Pakan Ternak yang diproduksiTonKetersediaan Jumlah Hijauan Pakan Ternak bermutu dalam suatu Wilayah tertentu dan secara kontinyu----1,6270.2612,40015,450T[3.27.02.1.05.0004]
1553.27.000341Jumlah Hijauan Pakan Ternak yang Sumbernya dari Daerah Kabupaten/Kota LainTonBanyaknya hijauan pakan ternak yang didatangkan dari daerah lain-----1,6270.2612,40015,450T[3.27.02.2.06.0002]
1563.27.000342Jumlah Hijauan Pakan Ternak yang tersediaTonBanyaknya hijauan pakan ternak yang tersedia-----1,6270.2612,40015,450T[3.27.02.1.05.0004] [3.27.02.2.05.0009]
1573.27.000343Jumlah HPT yang beredarTonBanyaknya hijauan pakan ternak yang beredar-----1,6270.2612,40015,450T[3.27.02.2.05.0004]
1583.27.000344Jumlah infrastruktur peternakan yang direhabilitasi dan rekonstruksiUnitKetersediaan Infrastruktur Peternakan yang direhabilitasi1-1111111T[3.27.05.1.01.0006] [3.27.05.2.01.0007]
1593.27.000345Jumlah izin laboratorium yang diawasiLaporanKetersediaan Laboratorium yang memiliki perijinan dserta dalam oprasionalnya berada dalam pengawasan otoritas veteriner berwenang setempat-1-------T[3.27.06.1.01.0002]
1603.27.000347Jumlah izin usaha Distributor Obat Hewan yang diawasiLaporanKetersediaan perizinan usaha obat hewan yang bertujuan untuk mencegah berbagai penyimpangan mutu obat hewan dalam rangka melindungi konsumen---------T[3.27.06.1.02.0002]
1613.27.000348Jumlah Izin Usaha Distributor Obat Hewan yang memenuhi komitmenLaporanKetersediaan perizinan usaha obat hewan yang diberikan oleh pejabat yang berwenang kepada perorangan warga negara Indonesia atau badan usaha untuk penyediaan obat hewan yang memenuhi standar---------T[3.27.06.1.02.0001]
1623.27.000349Jumlah Izin Usaha Fasilitas Pemeliharaan Hewan yang diawasiLaporanbanyaknya izin usaha fasilitas pemeliharaan hewan yang diawasi--1-95---T
1633.27.000350Jumlah izin usaha pasar hewan yang diawasiLaporanbanyaknya izin usaha pasar hewan yang diawasi---------T[3.27.06.2.02.0006]
1643.27.000351Jumlah Izin Usaha Pengecer Obat Hewan yang diawasiLaporanbanyaknya izin usaha pengecer obat hewan yang diawasi12-13141515202020T[3.27.06.2.03.0002]
1653.27.000352Jumlah Izin Usaha Pengecer Obat Hewan yang memenuhi komitmenLaporanbanyaknya izin usaha obat hewan yang telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan121313141515202020T[3.27.06.2.03.0001]
1663.27.000353Jumlah Izin Usaha Pertanian yang dinilai kelayakan dan diberikan pertimbangan teknisDokumenBanyaknya izin usaha pertanian yang telah dinilai layak melalui pemberian pertimbangan teknis-13-------T[3.27.06.2.01.0002]
1673.27.000354Jumlah Izin Usaha Produksi Benih/Bibit Ternak yang diawasiLaporanbanyaknya izin usaha produksi benih/bibit ternak yang diawasi---------T[3.27.06.2.02.0002]
1683.27.000355Jumlah Izin Usaha produksi Pakan yang diawasiLaporanbanyaknya izin usaha produksi pakan ternak yang diawasi---------T[3.27.06.2.02.0002]
1693.27.000356Jumlah Izin Usaha Rumah Potong Hewan yang diawasiLaporanbanyaknya izin usaha RPH yang diawasi1-1111111T[3.27.06.2.02.0005]
1703.27.000357Jumlah izin usaha Rumah Sakit Hewan, Klinik Hewan, Ambulatori, Praktik Dokter Hewan Mandiri/Puskeswan Mandiri, atau Tempat Pelayanan Paramedik veterinerLaporanbanyaknya izin usaha rumah sakit hewan, klinik hewan, ambulatori, praktik dokter hewan mandiri/puskeswan mandiri, atau tempat pelayanan paramedik veteriner yang diawasi111111111T[3.27.06.2.02.0006]
1713.27.000358Jumlah Jalan Usaha Tani yang dikelolaUnitMelakukan monitoring dan evaluasi kegiatan serta menyampaikan laporan rekapitulasi hasil kegiatan di seluruh kabupaten penerima bantuan kepada Direktur Jenderal PSP6.2110.692.341.999----T[3.27.03.1.01.0003]
1723.27.000359Jumlah Jaringan Irigasi di Tingkat Usaha Tani yang dikelolaUnitPanjang jaringan irigasi yang mendukung pengelolaan kawasan pertanian dan terhubung langsung ke lahan pertanian dan berfungsi baik48.64245---1T[3.27.03.1.01.0004]
1733.27.000360Jumlah Jaringan Irigasi Usaha Tani yang dipeliharaUnitPanjang jaringan irigasi yang dipelihara23224---1T[3.27.03.2.02.0010]
1743.27.000361Jumlah Jaringan Irigasi Usaha Tani yang direhabilitasiUnitPanjang jaringan irigasi yang direhabilitasi dan diperbaiki dalam rangka pemeliharaan-2------1T[3.27.03.2.02.0010]
1753.27.000362Jumlah kader zoonosisOrangKetersediaan sumber daya manusia yang berperan dalam pencegahan zoonosis melalui Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE)---------T[3.27.04.1.01.0009] [3.27.04.2.01.0004]
1763.27.000363Jumlah kasus Gangguan Usaha PerkebunanKasusJumlah penangaan kasus Gangguan Usaha Perkebunan (misalnya:konflik usaha perkebunan, perizinan usaha)---------T[3.27.05.2.01.0003]
1773.27.000364Jumlah kasus Pelanggaran Kesejahteraan Hewan yang ditanganiKasusKasus pelanggaran yang diakibatkan oleh kesalahan dalam penanganan kesejahteraan hewan yang berhasil ditangani---------T[3.27.04.2.05.0002]
1783.27.000365Jumlah kasus penyimpangan Penyediaan dan Peredaran Obat Hewan yang dilakukan penindakanKasusPenyimpangan yang terjadi dalam penyediaan dan peredaran obat hewan berdasarkan hasil pengawasan obat hewan dan diberhentikan peredarannya oleh otoritas veteriner setempat---------T[3.27.02.1.06.0002] [3.27.02.2.04.0002]
1793.27.000367Jumlah kasus zoonosis pada hewanKasusJumlah penyakit infeksius yang bersumber pada hewan sebagai dampak kerusakan lingkungan, pemanasan global dan urbanisasi yang progresif---------T[3.27.04.1.01.0006] [3.27.04.2.01.0007] [3.27.05.2.01.0004]
1803.27.000368Jumlah kasus zoonosis pada manusiaKasusJumlah kasus penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia.---------T[3.27.04.1.01.0006] [3.27.04.2.01.0007]
1813.27.000369Jumlah Kebutuhan BenihTonJumlah benih yang dibutuhkan per hektar sesuai luasan yang tersedia---13.7518.819.570.16576.675-T[3.27.02.1.01.0001] [3.27.02.2.01.0001]
1823.27.000370Jumlah kebutuhan dan sebaran sarana pascapanen hortikulturaUnitdata banyaknya unit sarana pascapanen hortikultura yang dibutuhkan kelompok tani hortikultura maupun yang sudah tersedia. Sarana pascapanen hortikultura berupa mesin pencuci, meja peniris, meja pengemas, dan keranjang pascapanen serta angkutan roda 3, dan sarana mendukung pascapanen hortikultura lain-----5555T[3.27.02.1.01.0006]
1833.27.000371Jumlah kebutuhan dan sebaran sarana pascapanen PerkebunanUnitdata jumlah kebutuhan dan sebaran unit alat atau mesin pascapanen tanaman perkebunan yang dimiliki poktan/gapoktan---------T[3.27.02.1.01.0003]
1843.27.000372Jumlah Kebutuhan dan sebaran sarana pascapanen tanaman panganUnitJumlah sarana pascapanen tanaman pangan yang dibutuhkan oleh suatu daerah serta sebarannya--12316---T[3.27.02.1.01.0004]
1853.27.000373Jumlah kebutuhan dan sebaran sarana pengolahan hasil hortikulturaUnitdata banyaknya unit sarana pengolahan hortikultura yang dibutuhkan kelompok tani hortikultura maupun yang sudah tersedia. Sarana pengolahan hortikultura sesuai komoditas seperti mesin penggiling, meja stainless, mesin vacuum frying, mesin deep drying, mesin pengering tipe rak, mesin continous sealer, freezer----9-444T[3.27.02.1.01.0007]
1863.27.000375Jumlah kebutuhan dan sebaran sarana pengolahan hasil tanaman panganUnitJumlah sarana pengolahan hasil tanaman pangan yang dibutuhkan oleh suatu daerah serta sebarannya2----T[3.27.02.1.01.0008]
1873.27.000376Jumlah kegiatan pengawasan peredaran produk hewanLaporanKegiatan pengawasan peredaran produk hewan yang dilaksanakan pada tempat / lalu lintas strategis934088T[3.27.04.1.02.0006] [3.27.04.2.02.0005]
1883.27.000377Jumlah kejadian penyakit hewan dan Zoonosis pada Hewan yang divalidasiKasusKasus penyakit hewan yang terjadi dan terlaporkan serta ditindaklanjuti untuk dilakukan penyidikan Penyakit Hewan dan Zoonosis dan dalam keadaan tertangani----T[3.27.04.1.01.0008] [3.27.04.2.01.0006]
1893.27.000378Jumlah kejadian penyakit yang ditindaklanjuti dengan penyidikan Penyakit Hewan dan Zoonosis pada HewanKasusKasus penyakit hewan yang terjadi dan ditindaklanjuti untuk dilakukan penyidikan Penyakit Hewan dan Zoonosis pada Hewan109418--T[3.27.04.1.01.0008] [3.27.04.2.01.0006]
1903.27.000379Jumlah Kelembagaan Ekonomi Petani yang dibentukUnitJumlah Kelembagaan Ekonomi Petani yang dibentuk merujuk pada total organisasi atau kelompok petani yang sengaja didirikan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi petani, seperti koperasi petani, asosiasi, atau unit bisnis lainnya yang berfokus pada aktivitas ekonomi di sektor pertanian. Kelembagaan ini bertujuan untuk memperkuat posisi tawar petani, meningkatkan akses pasar, dan memajukan kesejahteraan anggota melalui aktivitas ekonomi bersama. Jumlah tersebut dapat diukur berdasarkan data resmi atau registrasi kelembagaan ekonomi petani yang telah dibentuk dalam periode waktu tertentu.3939393939394041T[3.27.07.2.01.0008]
1913.27.000380Jumlah Kelembagaan Penyuluhan Pertanian di desa yang ditingkatkan kapasitasnyaUnitJumlah kelembagaan yang menangani penyuluhan tingkat desa-39-------T[3.27.07.2.01.0001]
1923.27.000381Jumlah Kelembagaan Penyuluhan Pertanian di Kecamatan yang ditingkatkan kapasitasnyaUnitJumlah kelembagaan yang menangani penyuluhan tingkat kecamatan1-----555T[3.27.07.2.01.0001]
1933.27.000382Jumlah Kelembagaan Petani di Desa yang ditingkatkan kapasitasnyaUnitBanyaknya kelembagaan petani di desa yang meningkat kapasitasnya setelah kegiatan peningkatan kapasitas, seperti sosialisasi, diklat atau workshop yang sesuai-1-----5050T[3.27.07.2.01.0002]
1943.27.000383Jumlah Kelembagaan Petani di Kecamatan yang ditingkatkan kapasitasnyaUnitBanyaknya kelembagaan petani di kecamatan yang meningkat kapasitasnya setelah kegiatan peningkatan kapasitas, seperti sosialisasi, diklat atau workshop yang sesuai15-4948494949--T[3.27.07.2.01.0002]
1953.27.000384Jumlah kelompok petani yang mendapat penyuluhan dan pemberdayaanKelompokJumlah Kelompok Petani adalah total kelompok yang terdiri dari petani yang aktif berkolaborasi dan bekerja bersama dalam suatu wilayah tertentu untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, dan pemasaran hasil pertanian, dan dapat diukur berdasarkan data resmi atau registrasi kelompok petani terbaru dalam periode waktu tertentu.-20---83905454T[3.27.07.1.02.0002]
1963.27.000385Jumlah Ketersediaan AlsintanUnitJumlah alat dan mesin pertanian pra panen yang tersedia baik dalam kondisi baik maupun perlu perbaikan atau rusak yang ada di kelompok masyarakat/masyarakat petani di tingkat provinsi373-3893894274272116-T[3.27.02.1.01.0001]
1973.27.000386Jumlah ketersediaan dan sebaran sarana pascapanen hortikultura dalam kondisi baikUnitdata banyaknya unit sarana pascapanen hortikultura yang dimiliki kelompok tani hortikultura atau tersedia dalam kondisi baik/ beroperasi dengan baik. Sarana pascapanen hortikultura berupa mesin pencuci, meja peniris, meja pengemas, dan keranjang pascapanen serta angkutan roda 3, dan sarana mendukung pascapanen hortikultura lain3735555T[3.27.02.1.01.0006]
1983.27.000387Jumlah ketersediaan dan sebaran sarana pascapanen hortikultura dalam kondisi rusakUnitdata banyaknya unit sarana pascapanen hortikultura yang dimiliki kelompok tani hortikultura atau tersedia dalam kondisi rusak/tidak dapat digunakan. Sarana pascapanen hortikultura berupa mesin pencuci, meja peniris, meja pengemas, dan keranjang pascapanen serta angkutan roda 3, dan sarana mendukung pascapanen hortikultura lain----T[3.27.02.1.01.0006]
1993.27.000388Jumlah ketersediaan dan sebaran sarana pascapanen Perkebunan dalam kondisi baikUnitdata jumlah ketersediaan dan sebaran unit alat atau mesin pascapanen tanaman perkebunan yang dimiliki poktan/gapoktan dalam kondisi baik----T[3.27.02.1.01.0003]
2003.27.000389Jumlah ketersediaan dan sebaran sarana pascapanen Perkebunan dalam kondisi rusakUnitdata jumlah ketersediaan dan sebaran unit alat atau mesin pascapanen tanaman perkebunan yang dimiliki poktan/gapoktan dalam kondisi rusak----T[3.27.02.1.01.0003]
2013.27.000390Jumlah ketersediaan dan sebaran sarana pascapanen tanaman pangan dalam kondisi baikUnitJumlah sarana pascapanen tanaman pangan yang sudah tersedia di suatu daerah serta sebarannya, yang berada dalam kondisi baik, dapat beroperasi--370-616188T[3.27.02.1.01.0004]
2023.27.000391Jumlah ketersediaan dan sebaran sarana pascapanen tanaman pangan dalam kondisi rusakUnitJumlah sarana pascapanen tanaman pangan yang sudah tersedia di suatu daerah serta sebarannya, yang berada dalam kondisi rusak, sehingga tidak dapat beroperasi1573331T[3.27.02.1.01.0004]
2033.27.000392Jumlah ketersediaan dan sebaran sarana pengolahan hasil hortikultura dalam kondisi baikUnitdata banyaknya unit sarana pengolahan hortikultura yang dimiliki kelompok tani hortikultura atau tersedia dalam kondisi baik/ beroperasi dengan baik. Sarana pengolahan hortikultura sesuai komoditas seperti mesin penggiling, meja stainless, mesin vacuum frying, mesin deep drying, mesin pengering tipe rak, mesin continous sealer, freezer6444T[3.27.02.1.01.0007]
2043.27.000393Jumlah ketersediaan dan sebaran sarana pengolahan hasil hortikultura dalam kondisi rusakUnitdata banyaknya unit sarana pengolahan hortikultura yang dimiliki kelompok tani hortikultura atau tersedia dalam kondisi rusak/tidak dapat digunakan. Sarana pengolahan hortikultura sesuai komoditas seperti mesin penggiling, meja stainless, mesin vacuum frying, mesin deep drying, mesin pengering tipe rak, mesin continous sealer, freezer----T[3.27.02.1.01.0007]
2053.27.000394Jumlah ketersediaan dan sebaran sarana pengolahan hasil Perkebunan dalam kondisi baikUnitdata jumlah kebutuhan dan sebaran unit alat atau mesin pengolahan hasil tanaman perkebunan yang dimiliki poktan/gapoktan dalam kondisi baik----T[3.27.02.1.01.0005]
2063.27.000395Jumlah ketersediaan dan sebaran sarana pengolahan hasil Perkebunan dalam kondisi rusakUnitdata jumlah kebutuhan dan sebaran unit alat atau mesin pengolahan hasil tanaman perkebunan yang dimiliki poktan/gapoktan dalam kondisi rusak----T[3.27.02.1.01.0005]
2073.27.000396Jumlah ketersediaan dan sebaran sarana pengolahan hasil tanaman pangan dalam kondisi baikUnitJumlah sarana pengolahan hasil tanaman pangan yang sudah tersedia di suatu daerah serta sebarannya, yang berada dalam kondisi baik, dapat beroperasi-451414T[3.27.02.1.01.0008]
2083.27.000397Jumlah ketersediaan dan sebaran sarana pengolahan hasil tanaman pangan dalam kondisi rusakUnitJumlah sarana pengolahan hasil tanaman pangan yang sudah tersedia di suatu daerah serta sebarannya, yang berada dalam kondisi rusak, sehingga tidak dapat beroperasi---2-111T[3.27.02.1.01.0008]
2093.27.000398Jumlah Ketersediaan PestisidaLiterJumlah pestisida yang tersedia secara keseluruhan di masyarakat, baik pengadaan pribadi maupun bantuan pemerintah.1--19-T[3.27.02.1.01.0001]
2103.27.000399Jumlah ketersediaan pupukTonJumlah ketersediaan pupuk di masyarakat secara keseluruhan, baik itu pupuk subsidi maupun pupuk non subsidi1,1681,3337518411,6411,514.865.9054T[3.27.02.1.01.0001]
2113.27.000400Jumlah Ketersediaan Sarana Pendukung PertanianUnitjumlah dan jenis sarana pendukung pertanian yang tersedia dalam kondisi baik di daerah-1,32813--20-21T[3.27.02.1.01.0001]
2123.27.000401Jumlah Koordinasi dan Sinkronisasi Pengelolaan Jalan Usaha TaniUnitMelaksanakan koordinasi, pengendalian pelaksanaan, konstruksi dan pemanfaatan, monitoring dan evaluasi serta menyampaikan laporan rekapitulasi hasil kegiatan di seluruh kabupaten penerima bantuan kepada Direktur Jenderal PSP43444----T[3.27.03.1.01.0003]
2133.27.000402Jumlah Koordinasi dan Sinkronisasi Pengelolaan Jaringan Irigasi di Tingkat Usaha TaniKegiatanKoordinasi dilakukan minimal 4 kali : (1) dan (2) persiapan (menyusun petunjuk pelaksanaan sebagai penjabaran dari Petunjuk Teknis, menentukan CP/CL), (3) bimbingan (pelaksanaan kegiatan), (4) monitoring dan evaluasi kegiatan (setelah pelaksanaan kegiatan selesai)4----T[3.27.03.1.01.0004]
2143.27.000403Jumlah koordinasi dan Sinkronisasi Peredaran Sarana PertanianKegiatanadalah jumlah kegiatan pertemuan multipihak baik secara langsung maupun tidak langsung, yang menghasilkan kesepakatan bersama terkait sarana peredaran pertanian. Kesepakatan diputuskan untuk mencapai output bersama, dan dapat dalam bentuk pembagian peran pelaksanaan suatu kebijakan ataupun kewenangan.-858102-2T[3.27.02.1.01.0002]
2153.27.000404Jumlah Koordinasi dan Sinkronisasi Prasarana Pendukung Pertanian lainnyaLaporanadalah jumlah kegiatan pertemuan multipihak baik secara langsung maupun tidak langsung, yang menghasilkan kesepakatan bersama terkait penggunaan, pengelolaan, termasuk pemeliharaan prasarana pendukung pertanian lainnya. Kesepakatan diputuskan untuk mencapai output bersama, dan dapat dalam bentuk pembagian peran pelaksanaan suatu kebijakan ataupun kewenangan.5-1--T[3.27.03.2.01.0003]
2163.27.000405Jumlah Koordinasi, Sinkronisasi Prasarana Pendukung Pertanian LainnyaLaporanadalah jumlah kegiatan pertemuan multipihak baik secara langsung maupun tidak langsung, yang menghasilkan kesepakatan bersama dalam pelaksanaan pengelolaan prasarana pendukung pertanian lainnya. Kesepakatan diputuskan untuk mencapai output bersama, dan dapat dalam bentuk pembagian peran pelaksanaan suatu kebijakan ataupun kewenangan.-1--T[3.27.03.1.01.0009]
2173.27.000406Jumlah Koorporasi Petani, Jumlah manajemen koorporasi petani yang mendapatkan pendampinganUnitJumlah Korporasi Petani merujuk pada total entitas atau badan hukum yang dibentuk oleh sekelompok petani yang bekerja bersama dalam struktur korporasi untuk meningkatkan kapasitas produksi, pengolahan, dan pemasaran hasil pertanian di suatu wilayah tertentu, dan dapat diukur berdasarkan data resmi atau registrasi korporasi petani terbaru dalam periode waktu tertentu. - Jumlah Manajemen Korporasi Petani yang Mendapatkan Pendampingan adalah total individu atau tim manajemen dalam korporasi petani yang telah menerima bimbingan, pelatihan, atau konsultasi dari pihak ketiga (seperti pemerintah, LSM, atau konsultan) untuk meningkatkan kinerja dan kapabilitas manajerial korporasi, dan dapat diukur berdasarkan laporan atau bukti pendampingan yang diterima dalam periode waktu tertentu.--------T[3.27.07.1.03.0005]
2183.27.000407Jumlah Korporasi PetaniUnitJumlah Korporasi Petani merujuk pada total entitas atau badan hukum yang dibentuk oleh sekelompok petani yang bekerja bersama dalam struktur korporasi untuk meningkatkan kapasitas produksi, pengolahan, dan pemasaran hasil pertanian di suatu wilayah tertentu, dan dapat diukur berdasarkan data resmi atau registrasi korporasi petani terbaru dalam periode waktu tertentu.-------3939T[3.27.07.1.03.0006]
2193.27.000408Jumlah LaboratoriumUnitbanyaknya laboratorium yang digunakan dalam rangka kegiatan analisa kesehatan hewan yang beroperasi dan berfungsi baik---------T[3.27.04.2.03.0001]
2203.27.000409Jumlah Laboratorium Benih atau Balai Benih yang dibangunUnitLaboratorium Benih atau Balai Benih yang akan dibangun di Provinsi---------T[3.27.03.1.01.0022]
2213.27.000410Jumlah laboratorium Benih atau Balai Benih yang terpeliharaUnitJumlah laboratorium Benih atau Balai Benih yang terpelihara------1--T[3.27.03.1.01.0022]
2223.27.000411Jumlah Laboratorium Pertanian yang dibangunUnitBanyaknya laboratorium yang dibangun/dikembangkan untuk mendukung penelitian, upaya pengembangan jaringan/kultivar/SDG dalam rangka pengembangan kualitas produksi pertanian---------T[3.27.03.1.01.0007]
2233.27.000413Jumlah laboratorium Peternakan dan Kesehatan Hewan yang dibangunUnitunit pengujian terhadap tingkat kesehatan hewan/ternak yang bersifat penyakit infeksius atau penyakit non infeksius yang akan terbangun pada suatu wilayah---1-----T[3.27.03.1.01.0007]
2243.27.000414Jumlah laboratorium Peternakan dan Kesehatan Hewan yang terpeliharaUnitKetersediaan Laboratorium Peternakan dan Kesehatan Hewan yang terpelihara---111111T[3.27.03.1.01.0022]
2253.27.000415Jumlah Laporan kejadian penyakit hewan dan zoonosis pada Sistem Informasi Kesehatan Hewan NasionalKasusKasus penyakit hewan yang terjadi dan terlaporkan serta ditindaklanjuti untuk dilakukan penyidikan Penyakit Hewan dan Zoonosis pada Hewan-----727418708-T[3.27.04.1.01.0008] [3.27.04.2.01.0006]
2263.27.000416Jumlah Laporan Pengawasan Benih/Bibit Ternak Bersertifikat yang beredarLaporanBanyaknya kegiatan pengawasan yang dilakukan terhadap benih/bibit ternak bersertifikat yang beredar---------T[3.27.02.1.05.0003] [3.27.02.2.05.0007]
2273.27.000417Jumlah layanan jasa medik veterinerUnitLayanan penanganan penyakit hewan yang dilakukan oleh petugas berwenang (medik veteriner)57-1211371271104872102T[3.27.04.1.01.0005]
2283.27.000418Jumlah Luas area Bencana Alam Bidang HortikulturaHaLuas areal hortikultura yang terkena dampak bencana alam pada suatu wilayah1392---T[3.27.05.1.01.0005] [3.27.05.2.01.0006]
2293.27.000419Jumlah Luas area Bencana Alam Bidang PerkebunanHaluas area perkebunan yang terdampak bencana alam----T[3.27.05.1.01.0005] [3.27.05.2.01.0006]
2303.27.000420Jumlah Luas area Bencana Alam Bidang Tanaman PanganHaLuas areal tanaman pangan yang terkena dampak bencana alam pada suatu wilayah----261.512.75--T[3.27.05.1.01.0005] [3.27.05.2.01.0006]
2313.27.000421Jumlah Luas area Pasca Bencana Alam Bidang Hortikultura yang ditanggulangiHaLuas areal hortikultura melewati masa kebencanaan. Melewati masa kebencanaan berarti telah masuk pada masa rehabilitasi/ penataan kembali-----T[3.27.05.1.01.0005] [3.27.05.2.01.0006]
2323.27.000422Jumlah Luas area Pasca Bencana Alam Bidang Perkebunan yang ditanggulangiHaLuas areal perkebunan melewati masa kebencanaan. Melewati masa kebencanaan berarti telah masuk pada masa rehabilitasi/ penataan kembali----T[3.27.05.1.01.0005] [3.27.05.2.01.0006]
2333.27.000423Jumlah Luas area Pasca Bencana Alam Bidang Tanaman Pangan yang ditanggulangiHaLuas areal tanaman pangan yang dapat ditangani, yang terkena dampak bencana alam pada suatu wilayah-----4.3--T[3.27.05.1.01.0005] [3.27.05.2.01.0006]
2343.27.000424Jumlah Luas area terdampak Perubahan Iklim (DPI) HortikulturaHaluas area kawasan hortikultura yang terdampak perubahan iklim (DPI)-----T[3.27.05.1.01.0002] [3.27.05.2.01.0002]
2353.27.000425Jumlah Luas area terdampak Perubahan Iklim (DPI) Hortikultura yang ditanganiHaluas kawasan hortikultura yang terdampak perubahan iklim yang ditangani (difasilitasi bantuan/ dilakukan penanganan untuk mengurangi/ mengantisipasi dampak perubahan iklim)----T[3.27.05.1.01.0002] [3.27.05.2.01.0002]
2363.27.000426Jumlah Luas area terdampak Perubahan Iklim (DPI) PerkebunanHaLuas area perkebunan yang terdampak perubahan iklim----T[3.27.05.1.01.0002] [3.27.05.2.01.0002]
2373.27.000427Jumlah Luas area terdampak Perubahan Iklim (DPI) Perkebunan yang ditanganiHaLuas area perkebunan yang terdampak perubahan iklim dan ditangani oleh OPD yang berwenang----T[3.27.05.1.01.0002] [3.27.05.2.01.0002]
2383.27.000428Jumlah Luas area terdampak Perubahan Iklim (DPI) Tanaman PanganHaJumlah luas area sebagai dampak dari perubahan iklim (seperti kenaikan temperatur, perubahan pola hujan dan angin) dan perubahan variabilitas iklim----261.512.75--T[3.27.05.1.01.0002] [3.27.05.2.01.0002]
2393.27.000429Jumlah Luas area terdampak Perubahan Iklim (DPI) Tanaman Pangan yang ditanganiHaJumlah luas areal tanaman pangan yang dapat ditangani sebagai dampak banjir dan kekeringan------5--T[3.27.05.1.01.0002] [3.27.05.2.01.0002]
2403.27.000430Jumlah Luas lahan pengembalaan umum yang diidentifikasiHaLuasan areal penggembalaan umum yang teridentifikasi dapat digunakan---------T[3.27.03.2.04.0001]
2413.27.000431Jumlah Luas lahan pengembalaan umum yang ditetapkanHaLuasan areal penggembalaan umum yang ditetapkan dapat dimanfaatkan/digunakan---------T[3.27.03.2.04.0001]
2423.27.000432Jumlah Luas Lahan Penggembalaan Umum yang dikelolaHaLuasan areal penggembalaan umum yang dikelola pemanfaatannya dengan baik-----T[3.27.03.2.04.0002]
2433.27.000433Jumlah Luas Serangan OPT HortikulturaHaluas area kawasan hortikultura yang terserang OPT (organisme pengganggu hama, penyakit, dan gulma)-130---T[3.27.05.1.01.0001] [3.27.05.2.01.0001]
2443.27.000434Jumlah Luas Serangan OPT Hortikultura yang ditanganiHaJumlah luas area kawasan hortikultura yang dikendalikan/ditangani (jumlah/populasi OPT (organisme pengganggu hama, penyakit, dan gulma) berkurang/ intensitas serangan menurun)130---T[3.27.05.1.01.0001] [3.27.05.2.01.0001]
2453.27.000435Jumlah Luas Serangan OPT PerkebunanHaluas area perkebunan yang terserang OPT64---T[3.27.05.1.01.0001] [3.27.05.2.01.0001]
2463.27.000436Jumlah Luas Serangan OPT Perkebunan yang ditanganiHaluas area perkebunan yang terserang OPT dan dikendalikan /ditangani oleh OPD yang berwenang64---T[3.27.05.1.01.0001] [3.27.05.2.01.0001]
2473.27.000437Jumlah Luas Serangan OPT Tanaman PanganHaJumlah luas areal tanaman pangan yang terserang organisme pengganggu tumbuhan (hama, penyakit, dan gulma) sehingga menyebabkan kerusakan, gangguan kehidupan atau kematian pada tumbuhan30303030302381763T[3.27.05.1.01.0001] [3.27.05.2.01.0001]
2483.27.000438Jumlah Luas Serangan OPT Tanaman Pangan yang ditanganiHaJumlah luas areal tanaman pangan yang sembuh (tidak bertambah/populasi OPT tidak meningkat/intensitas serangan OPT tidak meningkat) akibat adanya tindakan pengendalian30-2381763T[3.27.05.1.01.0001] [3.27.05.2.01.0001]
2493.27.000439Jumlah luasan Penanganan Kebakaran Lahan Usaha PerkebunanHaLuasan area kebakaran hutan yang tertangani----T[3.27.05.1.01.0003] [3.27.05.2.01.0003]
2503.27.000440Jumlah luasan Pencegahan Kebakaran Lahan Usaha PerkebunanHaLuasan area yang berpotensi mengalami kebakaran lahandan dilakukan upaya pencegahannya----T[3.27.05.1.01.0003] [3.27.05.2.01.0003]
2513.27.000441Jumlah masyarakat yang mengikuti kegiatan peningkatan kesadaran terhadap Kesehatan masyarakat veteriner dan kesejahteraan hewanOrangsekelompok atau golongan masyarakat yang sadar terhadap kesehatan masyarakat veteriner sesuai dengan sanitasi persyaratan teknis--------T[3.27.04.1.03.0007]
2523.27.000442Jumlah masyarakat yang mengikuti kegiatan peningkatan kesadaran terhadap kesmavet dan kesejahteraan hewanOrangBanyaknya masayarakat yang teredukasi dan meningkat pemahamannya terhadap kesmavet dan keswan---------T[3.27.04.2.04.0008]
2533.27.000443Jumlah Medik Veteriner yang mengikuti pengembangan kapasitasOrangKetersediaan Petugas Medik Veteriner yang memiliki kewenangan dan hak secara penuh untuk melakukan kegiatan pengawasan , sesuai dengan prosedur dan teknik kerja tertentu-1111111T[3.27.02.1.04.0005]
2543.27.000444Jumlah obat hewan bermutu, berkhasiat dan aman yang beredarDokumenObat hewan yang telah lolos pengawasan oleh Tim Inspeksi Good manufacturing practise (GMP) atau cara pembuatan obat hewan yang baik (CPOHB) dari Veterinary Drug & Animal Feed Administration & Control Authority (VDFACA) dan siap untuk didistribusikan-1-------T[3.27.02.1.06.0001] [3.27.02.2.04.0001]
2553.27.000445Jumlah Paramedik Veteriner yang mengikuti pengembangan kapasitasOrangKetersediaan Petugas Paramedik Veteriner yang memiliki kewenangan dan hak secara penuh untuk melakukan kegiatan pengawasan , sesuai dengan prosedur dan teknik kerja tertentu-2---222T[3.27.02.1.04.0005]
2563.27.000446Jumlah pascapanen perkebunanUnitbanyaknya sarana dan prasarana pascapanen perkebunan guna mendukung pencapaian produksi (misal Bangungan dan alat pascapanen yang digunakan poktan/gapoktan/kelembagaan ekonomi petani untuk Pengolahan hasil perkebunan)-----T[3.27.03.2.01.0010]
2573.27.000447Jumlah Pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu SDG Tumbuhan dan MikroorganismeLaporanpelaksanaan tata kelola yang bertujuan meningkatkan kualitas/mutu tumbuhan dan organisme----T[3.27.02.1.03.0004]
2583.27.000448Jumlah pelayanan jasa laboratoriumLaporanbanyaknya pelayanan jasa pada laboratorium kesehatan hewan yang beroperasi dan berfungsi baik--------T[3.27.04.2.03.0001]
2593.27.000449Jumlah Pelayanan Jasa Medik VeterinerLaporanBanyaknya pelayanan yang dilakukan oleh petugas medik veteriner pada tahun berjalan57-1211371271104872102T[3.27.04.2.03.0002]
2603.27.000450Jumlah pembangunan Pemeliharaan Laboratorium Keswan dan KesmavetUnitLaboratorium Keswan dan Kesmavet mempunyai fungsi pengawasan, pengamatan, pemantauan penyakit hewan yang bersifat zoonosis dan non zoonosis serta kualitas pangan asal hewan yang akan dibangun di seluruh wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi-139-------T[3.27.03.1.01.0012]
2613.27.000451Jumlah pembinaan dan pengawasan lahan penggembalaan umumLaporanBanyaknya kegiatan pembinaan dan pengawsan terhadpa lahan penggembalaan umum---------T[3.27.03.2.04.0003]
2623.27.000452Jumlah pemeliharaan Pemeliharaan Laboratorium Keswan dan KesmavetUnitLaboratorium Keswan dan Kesmavet mempunyai fungsi pengawasan, pengamatan, pemantauan penyakit hewan yang bersifat zoonosis dan non zoonosis serta kualitas pangan asal hewan yang memerlukan pemeliharaan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi----1----T[3.27.03.1.01.0012]
2633.27.000453Jumlah Pemeriksaan Kesehatan Hewan di Perbatasan Tempat Pemeriksan HPMLaporanPemeriksaan yang dilakukan terhadap HPM atau terduga pembawa kasus penyakit menular di tempat pemeriksaan---------T[3.27.04.1.02.0004] [3.27.04.2.02.0006]
2643.27.000454Jumlah Pemeriksaan Media Pembawa Penyakit Hewan Lainnya di Perbatasan Tempat Pemeriksan HPMLaporanPemeriksaan yang dilakukan terhadap HPM atau terduga pembawa kasus penyakit menular di tempat pemeriksaan---------T[3.27.04.1.02.0004] [3.27.04.2.02.0006]
2653.27.000455Jumlah pemeriksaan mutu, khasiat dan keamanan obat hewan yang beredaLaporanObat hewan yang telah lolos pengawasan oleh Tim Inspeksi Good manufacturing practise (GMP) atau cara pembuatan obat hewan yang baik (CPOHB) dari Veterinary Drug & Animal Feed Administration & Control Authority (VDFACA) dan siap untuk didistribusikan---------T[3.27.02.2.04.0001]
2663.27.000456Jumlah Pemeriksaan Produk Hewan di Perbatasan Tempat Pemeriksan HPMLaporanPemeriksaan yang dilakukan terhadap produk hewan baik olahan maupun non olahan di tempat pemeeriksaan---------T[3.27.04.1.02.0004] [3.27.04.2.02.0006]
2673.27.000458Jumlah Penatausahaan Penerbitan Izin Usaha Fasilitas Pemeliharaan HewanDokumenKegiatan administrasi yang dilakukan sebagai salah satu proses penerbitan izin usaha fasilitas pemeliharaan hewan---------T[3.27.06.2.02.0001]
2683.27.000459Jumlah Penatausahaan Penerbitan Izin Usaha Produksi Benih/Bibit Ternak dan PakanDokumenKegiatan administrasi yang dilakukan sebagai salah satu proses penerbitan izin usaha produksi benih/bibit ternak dan pakan---------T[3.27.06.2.02.0001]
2693.27.000460Jumlah Penatausahaan Penerbitan Izin Usaha Rumah Potong HewanDokumenKegiatan administrasi yang dilakukan sebagai salah satu proses penerbitan izin usaha rumah potong hewan---------T[3.27.06.2.02.0001]
2703.27.000461Jumlah Penatausahaan Penerbitan Izin Usaha Rumah Sakit Hewan/Pasar HewanDokumenKegiatan administrasi yang dilakukan sebagai salah satu proses penerbitan izin usaha rumah sakit hewan/pasar hewan---------T[3.27.06.2.02.0001]
2713.27.000462Jumlah pendampingan penggunaan sarana pendukung pertanianLaporanPendampingan penggunaan sarana pendukung pertanian adalah kegiatan fasilitasi, advokasi, dan komunikasi terhadap penggunaan sarana pendukung pertanian agar terjamin mutu dan efektivitasnya, serta kelestarian lingkungan hidup dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.---1418T[3.27.02.2.01.0002]
2723.27.000463Jumlah Penerapan Persyaratan Teknis untuk Pemasukan dan/atau Pengeluaran Produk HewanLaporanBanyaknya penerapan terhadap persyaratan teknis pemasukan dan/atau pengeluaran produk hewan dari dan ke luar daerah Kab/Kota1611212411093401520T[3.27.04.2.02.0004]
2733.27.000464Jumlah Pengadaan Benih Ternak yang Sumbernya dari Daerah Provinsi LainDosisPenyediaan Benih Ternak yang sumber nya berasal dari daerah lain dengan kondisi surplus benih ternak-131-------T[3.27.02.1.07.0003]
2743.27.000465Jumlah Pengadaan Bibit Ternak yang Sumbernya dari Daerah kabupaten/kota LainEkorBanyaknya bibit ternak yang didatangkan dari daerah lain1963-142813762185972769-3T[3.27.02.2.06.0003]
2753.27.000466Jumlah Pengadaan Bibit Ternak yang Sumbernya dari Daerah Provinsi LainEkorPenyediaan Bibit Ternak yang sumber nya berasal dari daerah lain dengan kondisi surplus bibit ternak-7153-------T[3.27.02.1.07.0004]
2763.27.000467Jumlah Pengawasan Kesehatan Hewan di Perbatasan di Perbatasan Tempat Pemeriksan HPMLaporanKegiatan pengawasan kesehatan hewan di daerah perbatasan tempat pemeriksaan hewan dan media pembawa penyakit---------T[3.27.04.2.02.0006]
2773.27.000468Jumlah Pengawasan Kesehatan Hewan di Perbatasan Tempat Pemeriksan HPMLaporanPengawasan yang dilakukan terhadap HPM atau terduga tertular kasus penyakit di tempat pemeriksaan---------T[3.27.04.1.02.0004]
2783.27.000469Jumlah Pengawasan Media Pembawa Penyakit Hewan Lainnya di Perbatasan Tempat Pemeriksan HPMLaporanPengawasan yang dilakukan terhadap HPM atau terduga pembawa kasus penyakit menular di tempat pemeriksaan---------T[3.27.04.1.02.0004] [3.27.04.2.02.0006]
2793.27.000470Jumlah Pengawasan Penerapan Persyaratan Teknis untuk Pemasukan dan/atau Pengeluaran HewanLaporanPengawasan dengan Penerapan Persyaratan Teknis yang dilakukan dalam rangka Pemasukan/Pengeluaran Hewan Hidup baik yang dilakukan oleh perorangan ataupun korporasi41-913171782825T[3.27.04.1.02.0007] [3.27.04.2.02.0004]
2803.27.000471Jumlah Pengawasan Penerapan Persyaratan Teknis untuk Pemasukan dan/atau Pengeluaran Media Pembawa Penyakit Hewan LainnyaLaporanPengawasan dengan Penerapan Persyaratan Teknis yang dilakukan dalam rangka Pemasukan/Pengeluaran Produk berupa media pembawa penyakit hewan baik yang dilakukan oleh perorangan ataupun korporasi-8-------T[3.27.04.1.02.0007] [3.27.04.2.02.0004]
2813.27.000472Jumlah Pengawasan Penerapan Persyaratan Teknis untuk Pemasukan dan/atau Pengeluaran Produk HewanLaporanPengawasan dengan Penerapan Persyaratan Teknis yang dilakukan dalam rangka Pemasukan/Pengeluaran Produk Hewan baik yang dilakukan oleh perorangan ataupun korporasi16-11212411093401520T[3.27.04.1.02.0007]
2823.27.000473Jumlah Pengawasan Produk Hewan di Perbatasan Tempat Pemeriksan HPMLaporanPengawasan yang dilakukan terhadap produk hewan baik olahan maupun non olahan di tempat pemeriksaan-131-------T[3.27.04.1.02.0004] [3.27.04.2.02.0006]
2833.27.000474Jumlah penggunaan alsintanUnitKegiatan pengawasan alat dan mesin pertanian pra panen yang meliputi pembinaan, monitoring dan evaluasi, serta pelaporan pemanfaatan bantuan alsintan pra panen di tingkat kabupaten/kota333-364364400----T[3.27.02.2.01.0001]
2843.27.000475Jumlah penggunaan pestisidaLiterkegiatan Penglolaan Pestisida meliputi Pendataan Pestisida yang beredar, Pemberian informasi kepada petani tentang penggunaan pestisida yang aman dan efektif, serta alternatif ramah lingkungan, pengawasan terhadap distribusi dan memberikan pemahaman kepada petani khususnya dalam membaca label agar petani terhindar dari kesalahan dalam penggunaan pestisida-3335711015010060170-T[3.27.02.2.01.0001]
2853.27.000476Jumlah penggunaan pupukTonkegiatan pengelolaan pupuk bersubsidi meliputi perencanaan penginputan, dan penetapan alokasi pupuk bersubsidi, sosialisasi, pembinaan dan pelaksanaan pengawalan terhadap verifikasi dan validasi penyaluran pupuk bersubsidi tingkat kabupaten/kota yang dilakukan oleh tim Kecamatan Kegiatan Pengelolaan Pupuk Non Subsidi meliputi kegiatan pendataan pupuk dan pembenah tanah yang terdaftar, pemantauan peredarannya di lapangan serta melakukan edukasi penggunaaan pupuk dan pembenah tanah yang tepat.1,161501,3337518411,6411,514.861,120.84-T[3.27.02.2.01.0001]
2863.27.000477Jumlah penggunaan sarana pascapanen hortikulturaUnitbanyaknya sarana pascapanen hortikultura yang digunakan kelompok tani/ gapoktan/ asosiasi/ pelaku usaha hortikultura1,3287555T[3.27.02.2.01.0016]
2873.27.000478Jumlah penggunaan sarana pascapanen hortikultura dalam kondisi baikUnitbanyaknya sarana pascapanen hortikultura yang digunakan kelompok tani/ gapoktan/ asosiasi/ pelaku usaha hortikultura yang masih dalam kondisi baik7555T[3.27.02.2.01.0016]
2883.27.000479Jumlah penggunaan sarana pascapanen hortikultura dalam kondisi rusakUnitbanyaknya sarana pascapanen hortikultura yang digunakan kelompok tani/ gapoktan/ asosiasi/ pelaku usaha hortikultura yang masih dalam kondisi rusak----T[3.27.02.2.01.0016]
2893.27.000480Jumlah penggunaan sarana pascapanen PerkebunanUnitbanyaknya sarana pascapanen perkebunan yang digunakan kelompok tani/ gapoktan/ pelaku usaha perkebunan----T[3.27.02.2.01.0006]
2903.27.000481Jumlah penggunaan sarana pascapanen Perkebunan dalam kondisi baikUnitbanyaknya sarana pascapanen perkebunan yang digunakan kelompok tani/ gapoktan/ pelaku usaha perkebunan masih dalam kondisi baik----T[3.27.02.2.01.0006]
2913.27.000482Jumlah penggunaan sarana pascapanen Perkebunan dalam kondisi rusakUnitbanyaknya sarana pascapanen perkebunan yang digunakan kelompok tani/ gapoktan/ pelaku usaha perkebunanyang rusak----T[3.27.02.2.01.0006]
2923.27.000483Jumlah penggunaan sarana pascapanen tanaman panganUnitJumlah penggunaan sarana pascapanen tanaman pangan-1431815888T[3.27.02.2.01.0014]
2933.27.000484Jumlah penggunaan sarana pascapanen tanaman pangan dalam kondisi baikUnitJumlah penggunaan sarana pascapanen tanaman pangan dalam kondisi baik-51431815888T[3.27.02.2.01.0014]
2943.27.000485Jumlah penggunaan sarana pascapanen tanaman pangan dalam kondisi rusakUnitJumlah sarana pascapanen tanaman pangan yang sudah tersedia di suatu daerah serta sebarannya, yang berada dalam kondisi rusak, sehingga tidak dapat beroperasi-5---3331T[3.27.02.2.01.0014]
2953.27.000486Jumlah penggunaan sarana pendukung pertanian lainnyaUnitPengawasan sarana pendukung pertanian adalah serangkaian kegiatan pemeriksaan terhadap pengadaan, peredaran dan penggunaan sarana pendukung pertanian agar terjamin mutu dan efektivitasnya, serta kelestarian lingkungan hidup dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.-----T[3.27.02.2.01.0001]
2963.27.000487Jumlah penggunaan sarana pengolahan hasil hortikulturaUnitbanyaknya sarana pengolahan hortikultura yang digunakan kelompok tani/ gapoktan/ asosiasi/ pelaku usaha hortikultura6444T[3.27.02.2.01.0007]
2973.27.000488Jumlah penggunaan sarana pengolahan hasil hortikultura dalam kondisi baikUnitbanyaknya sarana pengolahan hortikultura yang digunakan kelompok tani/ gapoktan/ asosiasi/ pelaku usaha hortikultura yang masih dalam kondisi baik6433T[3.27.02.2.01.0007]
2983.27.000489Jumlah penggunaan sarana pengolahan hasil hortikultura dalam kondisi rusakUnitbanyaknya sarana pengolahan hortikultura yang digunakan kelompok tani/ gapoktan/ asosiasi/ pelaku usaha hortikultura yang masih dalam kondisi rusak--11T[3.27.02.2.01.0007]
2993.27.000490Jumlah penggunaan sarana pengolahan hasil PerkebunanUnitbanyaknya sarana pengolahan perkebunan yang digunakan kelompok tani/ gapoktan/ pelaku usaha perkebunan-1--T[3.27.02.2.01.0012]
3003.27.000491Jumlah penggunaan sarana pengolahan hasil Perkebunan dalam kondisi baikUnitbanyaknya sarana pengolahan perkebunan yang digunakan kelompok tani/ gapoktan/ pelaku usaha perkebunan masih dalam kondisi baik-1--T[3.27.02.2.01.0012]
3013.27.000492Jumlah penggunaan sarana pengolahan hasil Perkebunan dalam kondisi rusakUnitbanyaknya sarana pengolahan perkebunan yang digunakan kelompok tani/ gapoktan/ pelaku usaha perkebunanyang rusak----T[3.27.02.2.01.0012]
3023.27.000493Jumlah penggunaan sarana pengolahan hasil tanaman panganUnitJumlah penggunaan sarana pengolahan hasil tanaman pangan-----451414T[3.27.02.2.01.0005]
3033.27.000494Jumlah penggunaan sarana pengolahan hasil tanaman pangan dalam kondisi baikUnitJumlah penggunaan sarana pengolahan hasil tanaman pangan dalam kondisi baik--451414T[3.27.02.2.01.0005]
3043.27.000495Jumlah penggunaan sarana pengolahan hasil tanaman pangan dalam kondisi rusakUnitJumlah penggunaan sarana pengolahan hasil tanaman pangan dalam kondisi rusak1111T[3.27.02.2.01.0005]
3053.27.000496Jumlah pengolahan hasil perkebunanUnitbanyaknya sarana dan prasarana pengolahan perkebunan guna mendukung nilai tambah dan daya saing komoditas perkebunan (misal Bangungan dan alat pengolahan yang digunakan poktan/gapoktan/kelembagaan ekonomi petani untuk Pengolahan hasil perkebunan)----T[3.27.03.2.01.0010]
3063.27.000497Jumlah penurunan kasus penyakit hewan menular dan zoonosis dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/KotaKasusPenurunan jumlah kasus penyakit hewan menular dan zoonosis dibandingkan tahun sebelumnya dalam satu daerah kab/kota--------T[3.27.04.2.01.0008]
3073.27.000498Jumlah penurunan kasus penyakit hewan menular dan zoonosis dalam 1 (satu) Daerah ProvinsiKasusMenurunnya kasus penyakit hewan menular strategis yang dapat menimbulkan angka kematian dan/atau angka kesakitan yang tinggi pada satu kawasan wilayah Provinsi---------T[3.27.04.1.01.0007]
3083.27.000499Jumlah penyimpangan Penyediaan dan Peredaran Obat HewanKasusPenyimpangan yang terjadi dalam penyediaan dan peredaran obat hewan berdasarkan hasil pengawasan obat hewan oleh otoritas veteriner setempat--------T[3.27.02.1.06.0002] [3.27.02.2.04.0002]
3093.27.000500Jumlah Penyuluh Pertanian ASN yang telah mengikuti pengembangan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihanOrangJumlah Penyuluh Pertanian ASN yang mengikuti pendidikan dan pelatihan dalam rangka pengembangan karir dan peningkatan kompetensi18-18181818181716T[3.27.07.1.01.0004] [3.27.07.2.01.0006]
3103.27.000501Jumlah Penyuluh Pertanian Swadaya dan Swasta yang telah mengikuti pengembangan kompetensiOrangJumlah Penyuluh Pertanian swadaya dan swasta yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan dalam rangka dan peningkatan kompetensi-18-------T[3.27.07.1.01.0004] [3.27.07.2.01.0006]
3113.27.000502Jumlah peralatan Laboratorium Keswan dan KesmavetUnitKetersediaan Peralatan Laboratorium Keswan dan Kesmavet mempunyai fungsi pengawasan, pengamatan, pemantauan penyakit hewan yang bersifat zoonosis dan non zoonosis serta kualitas pangan asal hewan di seluruh wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi--22222--T[3.27.03.1.01.0012]
3123.27.000503Jumlah Peralatan Pos Pemeriksaan Kesehatan HewanUnitKetersediaan Peralatan pada Pos Pelayanan Terpadu Kesehatan Hewan dan Pemeriksaan Ternak Keliling yang ada pada suatu wilayah--1212101010--T[3.27.03.1.01.0024]
3133.27.000504Jumlah perbanyakan/ produksi benih bersertifikat Tanaman Pangan (berbentuk biji/benih, seperti padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, porang, dan lain-lain)TonJumlah perbanyakan/ produksi benih tanaman pangan (berbentuk biji/benih, seperti padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, porang, dan lain-lain) dari varietas unggul yang telah disertifikasi-18---T[3.27.02.1.02.0013] [3.27.02.2.01.0003]
3143.27.000505Jumlah perbanyakan/ produksi benih bersertifikat Tanaman Pangan (berbentuk Setek, seperti ubi kayu, ubi jalar, dan lain-lain)SetekJumlah perbanyakan/ produksi benih tanaman pangan (berbentuk Setek, seperti ubi kayu, ubi jalar, dan lain-lain) dari varietas unggul yang telah disertifikasi----T[3.27.02.1.02.0009] [3.27.02.2.01.0004]
3153.27.000506Jumlah Petugas Medik VeterinerOrangBanyaknya petugas medik veteriner di daerah1-11T[3.27.04.2.03.0002]
3163.27.000507Jumlah Petugas Pengawas Bibit Ternak yang mengikuti pengembangan kapasitasOrangKetersediaan Petugas Pengawas Bibit Ternak yang memiliki kewenangan dan hak secara penuh untuk melakukan kegiatan pengawasan bibit ternak, sesuai dengan prosedur dan teknik kerja tertentu--------T[3.27.02.1.04.0005]
3173.27.000508Jumlah Petugas Pengawas Mutu Pakan yang mengikuti pengembangan kapasitasOrangKetersediaan Petugas Pengawas Mutu Pakan yang memiliki kewenangan dan hak secara penuh untuk melakukan kegiatan pengawasan Mutu Pakan, sesuai dengan prosedur dan teknik kerja tertentu---------T[3.27.02.1.04.0005]
3183.27.000509Jumlah Petugas Teknis Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner dan kesejehteraan hewan yang mengikuti pengembangan kompetensiOrangJumlah Petugas Teknis Kesehatan Hewan, Kersehatan Masayarakat Veteriner yang sesuai standar dan mutu dalam rangka peningkatan mutu7-7777777T[3.27.04.1.04.0004] [3.27.04.2.04.0007]
3193.27.000510Jumlah petugas Teknis Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, dan kesejehteraan hewan yang mengikuti pengembangan kompetensiOrangBanyaknya petugas teknis kesehatan hewan, kesmavet dan keswan yang mengikuti pengembangan kompetensi777777777T[3.27.04.1.04.0004] [3.27.04.2.04.0007]
3203.27.000511Jumlah Pintu Air direhabilitasiUnitJumlah Pintu Air yang direhabilitasi dan diperbaiki dalam rangka pemeliharaan untuk mendukung kegiatan budidaya pertanian7----T[3.27.03.2.02.0006]
3213.27.000513Jumlah populasi ternak di wilayah sumber bibit ternak yang dilakukan pelestarianEkorBanyaknya populasi ternak di wilayah sumber ternak yang dilestarikan--------T[3.27.03.2.03.0001]
3223.27.000514Jumlah populasi ternak di wilayah sumber bibit ternak yang dilakukan pemanfaatanEkorBanyaknya populasi ternak di wilayah sumber ternak yang dimanfaatkan---------T[3.27.03.2.03.0001]
3233.27.000515Jumlah populasi ternak di wilayah sumber bibit Ternak yang dilestarikan dan dimanfaatkanEkorJumlah populasi ternak di wilayah sumber bibit Ternak yang dilestarikan dan dimanfaatkan---------T[3.27.03.1.02.0001]
3243.27.000516Jumlah Pos Pemeriksaan Hewan KelilingUnitKetersediaan Pos Pelayanan Terpadu Kesehatan Hewan dan Pemeriksaan Ternak Keliling yang ada pada suatu wilayah---------T[3.27.03.1.01.0024]
3253.27.000517Jumlah Pos Pemeriksaan Hewan yang dibangunUnitUnit Pelayanan Pemeriksaan Hewan yang terbangun dan berguna dalam pengawasan, peredaran ternak dan pengendalian penyebaran penyakit hewan menular---------T[3.27.03.1.01.0024]
3263.27.000518Jumlah Pos Pemeriksaan Hewan yang terehabilitasiUnitUnit Pelayanan Pemeriksaan Hewan yang terehabilitasi dan berguna dalam pengawasan, peredaran ternak dan pengendalian penyebaran penyakit hewan menular--------T[3.27.03.1.01.0024]
3273.27.000519Jumlah Pos Pemeriksaan Hewan yang terpeliharaUnitUnit Pelayanan Pemeriksaan Hewan yang terpelihara dan berguna dalam pengawasan, peredaran ternak dan pengendalian penyebaran penyakit hewan menular1-1111111T[3.27.03.1.01.0024]
3283.27.000520Jumlah Prasarana Hortikultura Lainnya yang dibangunUnitBanyaknya prasarana hortikultura yang dibangun dan dikembangkan1-122T[3.27.03.2.02.0009]
3293.27.000521Jumlah Prasarana Hortikultura Lainnya yang direhabilitasiUnitBanyaknya prasarana hortikultura yang direhabilitasi dan diperbaiki dalam rangka pemeliharaan----T[3.27.03.2.02.0009]
3303.27.000522Jumlah Prasarana Hortikultura Lainnya yang terpeliharaUnit--22T[3.27.03.2.02.0009]
3313.27.000523Jumlah prasarana pascapanen hasil hortikulturaUnitbanyaknya prasarana yang digunakan untuk kegiatan pascapanen hortikultura1122T[3.27.03.1.01.0014] [3.27.03.2.01.0008]
3323.27.000524Jumlah prasarana pascapanen hasil perkebunanUnitbanyaknya prasarana yang digunakan untuk kegiatan pascapanen hasil perkebunan----T[3.27.03.1.01.0017] [3.27.03.2.01.0007]
3333.27.000525Jumlah prasarana pascapanen hasil peternakanUnitKetersediaan prasarana pascapanen hasil peternakan yang sesuai dengan prosedur penanganan pascapanen----T[3.27.03.1.01.0019] [3.27.03.2.01.0009]
3343.27.000526Jumlah prasarana pascapanen hasil tanaman panganUnitJumlah prasarana pascapanen hasil tanaman pangan1216655T[3.27.03.1.01.0023] [3.27.03.2.01.0006]
3353.27.000527Jumlah Prasarana Pendukung HortikulturaUnitbanyaknya prasarana pendukung kawasan hortikultura--22T[3.27.03.2.01.0003]
3363.27.000528Jumlah Prasarana Pendukung PerkebunanUnitbanyaknya prasarana pendukung perkebunan----T[3.27.03.2.01.0003]
3373.27.000529Jumlah Prasarana Pendukung PeternakanUnitBanyaknya prasarana pendukung peternakan yang digunakan dalam rangka mendukung produktivitas hasil peternakan3---T[3.27.03.2.01.0003]
3383.27.000530Jumlah Prasarana Pendukung Tanaman PanganUnitbanyaknya prasarana pendukung kawasan tanaman pangan9-83T[3.27.03.2.01.0003]
3393.27.000531Jumlah prasarana pengolahan hasil hortikulturaUnitbanyaknya prasarana yang digunakan untuk kegiatan pengolahan hortikultura----T[3.27.03.1.01.0011] [3.27.03.2.01.0011]
3403.27.000532Jumlah prasarana pengolahan hasil perkebunanUnitbanyaknya prasarana yang digunakan untuk kegiatan pasca panen dalam rangka pengolahan hasil perkebunan----T[3.27.03.1.01.0020] [3.27.03.2.01.0013]
3413.27.000533Jumlah prasarana pengolahan hasil tanaman panganUnitJumlah bangunan/rumah produksi pengolahan hasil tanaman pangan2938--T[3.27.03.1.01.0025] [3.27.03.2.01.0012]
3423.27.000534Jumlah prasarana penyuluhan pertanianUnitJumlah prasarana penyuluhan pertanian merujuk pada total bangunan, tanah, dan fasilitas fisik lainnya yang digunakan sebagai tempat atau lokasi untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan pertanian di suatu wilayah tertentu. Prasarana ini mencakup, tetapi tidak terbatas pada, gedung penyuluhan, aula, lapangan demonstrasi, laboratorium, dan fasilitas pendukung lainnya yang digunakan dalam proses penyuluhan. Jumlah tersebut dapat diukur berdasarkan data resmi atau inventarisasi prasarana penyuluhan pertanian yang ada dalam periode waktu tertentu.55555589T[3.27.07.2.01.0003]
3433.27.000535Jumlah Prasarana Perkebunan Lainnya yang dibangunUnitBanyaknya prasarana perkebunan yang dibangun dan dikembangkan5----T[3.27.03.2.02.0009]
3443.27.000536Jumlah Prasarana Perkebunan Lainnya yang direhabilitasiUnitBanyaknya prasarana perkebunan yang direhabilitasi dan diperbaiki dalam rangka pemeliharaan----T[3.27.03.2.02.0009]
3453.27.000538Jumlah Prasarana Peternakan Lainnya yang dibangunUnitBanyaknya prasarana peternakan yang dibangun dan dikembangkan----T[3.27.03.2.02.0009]
3463.27.000539Jumlah Prasarana Peternakan Lainnya yang direhabilitasiUnitBanyaknya prasarana peternakan yang direhabilitasi dan diperbaiki dalam rangka pemeliharaan1444T[3.27.03.2.02.0009]
3473.27.000541Jumlah Prasarana Tanaman Pangan Lainnya yang dibangunUnitBanyaknya prasarana tanaman pangan yang dibangun dan dikembangkan----T[3.27.03.2.02.0009]
3483.27.000542Jumlah Prasarana Tanaman Pangan Lainnya yang direhabilitasiUnitBanyaknya prasarana tanaman pangan yang direhabilitasi dan diperbaiki dalam rangka pemeliharaan8--1T[3.27.03.2.02.0009]
3493.27.000543Jumlah Prasarana Tanaman Pangan Lainnya yang terpeliharaUnitBanyaknya Prasarana Tanaman Pangan Lainnya yang terpelihara23232323T[3.27.03.2.02.0009]
3503.27.000544Jumlah produk hewan segar berkemasan yang memenuhi perstyaratan registrasi produk hewanProdukunit usaha produk hewan segar berkemasan yang telah untuk emenuhi syarat persyaratan higiene sanitasi sebagai jaminan keamanan dan kualitas untuk produk pangan asal ternak yang dikonsumsi masyarakat.----T[3.27.04.1.03.0008] [3.27.04.2.04.0009]
3513.27.000546Jumlah Produksi Bahan Pakan/PakanTonBanyaknya produksi bahan pakan/pakan ternak yang dihasilkan--------T[3.27.02.2.05.0006]
3523.27.000547Jumlah Produksi Benih TernakDosisBanyaknya produksi benih ternak yang dihasilkan---------T[3.27.02.2.05.0006]
3533.27.000548Jumlah Produksi Bibit TernakEkorBanyaknya produksi bibit ternak yang dihasilkan---------T[3.27.02.2.05.0006]
3543.27.000549Jumlah Produksi HPTTonBanyaknya produksi hijau pakan ternak yang dihasilkan-----1627---T[3.27.02.2.05.0006]
3553.27.000550Jumlah Puskeswan yang dibangunUnitBanyaknya Puskeswan yang dibangun dan dikembangkan---------T[3.27.03.2.02.0014]
3563.27.000551Jumlah Puskeswan yang direhabilitasiUnitBanyaknya Puskeswan yang direhabilitasi dan diperbaiki dalam rangka pemeliharaan---------T[3.27.03.2.02.0014]
3573.27.000553Jumlah rehabilitasi Pemeliharaan Laboratorium Keswan dan KesmavetUnitLaboratorium Keswan dan Kesmavet mempunyai fungsi pengawasan, pengamatan, pemantauan penyakit hewan yang bersifat zoonosis dan non zoonosis serta kualitas pangan asal hewan yang memerlukan rehabilitasi di seluruh wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi---------T[3.27.03.1.01.0012]
3583.27.000554Jumlah Rekomendasi Pemasukan HPMRekomendasiDokumen yang berisikan perijinan pemasukan lalu lintas HPM dalam satu wilayahnyang dikeluarkan oleh otoritas veteriner---------T[3.27.04.1.04.0003] [3.27.04.2.04.0006]
3593.27.000555Jumlah Rekomendasi Pengeluaran HPMRekomendasiDokumen yang berisikan perijinan pengeluaran lalu lintas HPM dalam satu wilayahnyang dikeluarkan oleh otoritas veteriner---------T[3.27.04.1.04.0003] [3.27.04.2.04.0006]
3603.27.000556Jumlah rencana pengembangan Kawasan HortikulturaDokumenbanyaknya rencana pengembangan kawasan hortikultura-----T[3.27.03.1.01.0001]
3613.27.000557Jumlah rencana pengembangan Kawasan PerkebunanDokumenbanyaknya rencana pengembangan kawasan perkebunan----T[3.27.03.1.01.0001]
3623.27.000558Jumlah rencana pengembangan Kawasan PeternakanDokumenBanyaknya rencana pengembangan kawasan peternakan, berupa rencana integrasi pertanian-peternakan, perluasan lahan peternakan, rencana penambahan ternak, dan rencana penggunaan lahan baru untuk peternakan--------T[3.27.03.1.01.0001]
3633.27.000559Jumlah rencana pengembangan Kawasan Tanaman PanganDokumenBanyaknya rencana pengembangan kawasan tanaman pangan, berupa rencana diversifikasi, intensifikasi, maupun rencana perluasan dan penggunaan lahan baru untuk budidaya tanaman pangan-----T[3.27.03.1.01.0001]
3643.27.000560Jumlah rencana pengembangan Prasarana HortikulturaDokumenbanyaknya rencana pengembangan prasarana hortikultura----T[3.27.03.1.01.0001]
3653.27.000561Jumlah rencana pengembangan Prasarana PerkebunanDokumenbanyaknya rencana pengembangan prasarana perkebunan----T[3.27.03.1.01.0001]
3663.27.000564Jumlah Rumah Potong Hewan yang dibangunUnitBanyaknya RPH yang dibangun dan dikembangkan----T[3.27.03.2.02.0015]
3673.27.000565Jumlah Rumah Potong Hewan yang direhabilitasiUnitBanyaknya RPH yang direhabilitasi dan diperbaiki dalam rangka pemeliharaan---1-111T[3.27.03.2.02.0015]
3683.27.000567Jumlah Rumah Sakit Hewan, Klinik Hewan, Ambulatori, Praktik Dokter Hewan Mandiri/Puskeswan Mandiri, atau Tempat Pelayanan Paramedik veteriner Keswan yang dibangunUnitTempat pelayanan jasa oleh paramedik dan medik veteriner yang akan dibangun yang berperan dalam penanganan penyakit hewan yang telah memiliki perizinan---------T[3.27.03.1.01.0021]
3693.27.000568Jumlah Rumah Sakit Hewan, Klinik Hewan, Ambulatori, Praktik Dokter Hewan Mandiri/Puskeswan Mandiri, atau Tempat Pelayanan Paramedik veteriner Keswan yang terehabilitasiUnitTempat pelayanan jasa oleh paramedik dan medik veteriner yang terehabilitasi, yang berperan dalam penanganan penyakit hewan yang telah memiliki perizinan---------T[3.27.03.1.01.0021]
3703.27.000569Jumlah rumpun ternak yang dilakukan pelestarian dan pemurnianRumpunJumlah rumpun ternak yang dilestarikan dan dimurnikan---------T[3.27.02.2.02.0005]
3713.27.000570Jumlah rumpun yang dimanfaatkanRumpunJumlah jenis rumpun yang berkualitas dan telah dimanfaatkan5-5555555T[3.27.02.2.02.0003]
3723.27.000571Jumlah rumpun yang dinilaiRumpunRumpun atau Galur (Hewan) adalah segolongan hewan dari suatu spesies yang memiliki ciri fenotipe khas dan dapat diwariskan pada keturunannya.555555555T[3.27.02.1.03.0005]
3733.27.000572Jumlah rumpun yang ditingkatkan kualitasnyaRumpunJumlah jenis rumpun yang dilakukan pengusahaan peningkatan kualitas555555555T[3.27.02.2.02.0002]
3743.27.000573Jumlah Rumpun/Galur Ternak yang diawasiLaporanGalur Ternak dalam satu rumpun, memiliki karakteristik tertentu yang dalam pemanfaatan pemuliaannya dilakukan pengawasan untuk tujuan tertentu-5-------T[3.27.03.1.02.0002] [3.27.03.2.03.0002]
3753.27.000574Jumlah Rumpun/Galur Ternak yang dilakukan pelestarianEkorBanyaknya rumpun/galur ternak yang dilestarikan---------T[3.27.03.2.03.0001]
3763.27.000575Jumlah Rumpun/Galur Ternak yang dilakukan pemanfaatanEkorBanyaknya rumpun/galur ternak yang dimanfaatkan5-5555555T[3.27.03.2.03.0001]
3773.27.000576Jumlah Sarana Pendukung dibangunUnitBanyaknya sarana pendukung yang dibangun atau dikembangkan. Sarana pendukung dapat berupa gudang penyimpanan dan sarana lain yang mendukung peningkatan produktivitas hasil pertanian5----T[3.27.03.1.01.0010]
3783.27.000577Jumlah Sarana Pendukung direhabilitasUnitBanyaknya sarana pendukung yang direhabilitasi atau diperbaiki dalam rangka pemeliharaan. Sarana pendukung dapat berupa gudang penyimpanan dan sarana lain yang mendukung peningkatan produktivitas hasil pertanian----T[3.27.03.1.01.0010]
3793.27.000579Jumlah sarana penyuluhan pertanianUnitJumlah sarana penyuluhan pertanian merujuk pada total alat, fasilitas, atau infrastruktur yang digunakan untuk mendukung kegiatan penyuluhan pertanian di suatu wilayah tertentu. Sarana ini mencakup, tetapi tidak terbatas pada, ruang kelas, alat peraga, media penyuluhan, kendaraan operasional, dan peralatan teknologi informasi yang digunakan dalam proses penyuluhan. Jumlah tersebut dapat diukur berdasarkan data resmi atau inventarisasi sarana penyuluhan pertanian yang ada dalam periode waktu tertentu.2222222222223939T[3.27.07.2.01.0003]
3803.27.000580Jumlah SDG tanaman yang dilakukan pelestarian dan pemurnianVarietas Unggul Baru (VUB)Jumlah SDG yang sudah dilepas dan dinyatakan unggul sebagai varietas baru dan dilakukan pelestarian serta pemurnian mutunya22----T[3.27.02.2.02.0004]
3813.27.000581Jumlah SDG Tanaman yang dimanfaatkanVarietas Unggul Baru (VUB)Jumlah jenis SDG yang berkualitas dan telah dimanfaatkan----T[3.27.02.2.02.0003]
3823.27.000582Jumlah SDG Tanaman yang ditingkatkan kualitasnyaVarietas Unggul Baru (VUB)Jumlah jenis SDG yang dilakukan pengusahaan peningkatan kualitas----T[3.27.02.2.02.0002]
3833.27.000583Jumlah Sebaran AlsintanUnitJumlah alat dan mesin pertanian pra panen yang tersebar baik dalam kondisi baik maupun perlu perbaikan atau rusak yang ada di masing-masing kelompok masyarakat/masyarakat petani di tingkat provinsi333364364400-2116-T[3.27.02.1.01.0001]
3843.27.000584Jumlah Sebaran PestisidaLiterJumlah pestisida yang tersebar atau dimiliki oleh masing-masing masyarakat petani untuk digunakan atau dimanfaatkan.33310050170-T[3.27.02.1.01.0001]
3853.27.000585Jumlah Sebaran pupukTonJumlah pupuk subsidi maupun non subsidi yang tersebar atau dimiliki oleh masing-masing masyarakat petani untuk digunakan atau dimanfaatkan pada lahan garapannya.1,1681,3337518411,6411,514.865.9054T[3.27.02.1.01.0001]
3863.27.000586Jumlah Sebaran Sarana Pendukung PertanianUnitjumlah dan jenis sarana pendukung pertanian yang tersebar di masing-masing kelompok/ petani, dalam kondisi baik1,328-2116-T[3.27.02.1.01.0001]
3873.27.000587Jumlah Sekolah Lapang Kelompok TaniUnitJumlah Sekolah Lapang Kelompok Tani merujuk pada total program pendidikan non-formal yang dilaksanakan di lapangan dan ditujukan khusus untuk kelompok tani dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam praktik pertanian yang berkelanjutan. Sekolah lapang ini biasanya melibatkan pendekatan belajar sambil melakukan (learning by doing) di mana petani diajarkan melalui demonstrasi langsung di lahan pertanian. Jumlah tersebut dapat diukur berdasarkan data resmi atau registrasi sekolah lapang yang telah diadakan atau sedang berlangsung dalam periode waktu tertentu.------1-T[3.27.07.2.01.0005]
3883.27.000588Jumlah Sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV)SertifikatSertifikat yang tersedia sebagai bukti tertulis yang sah telah dipenuhinya persyaratan higiene-sanitasi sebagai kelayakan dasar jaminan keamanan pangan asal hewan pada unit usaha pangan asal hewan, untuk memastikan bahwa unit usaha telah memenuhi persyaratan higiene-sanitasi dan menerapkan cara produksi yang baik--------5T[3.27.04.1.05.0003]
3893.27.000589Jumlah Sertifikat Veteriner HPMSertifikatJumlah jaminan tertulis yang dikeluarkan oleh otoritas Veteriner dalam rangka pengawasan lalu lintas HPM---------T[3.27.04.1.04.0003] [3.27.04.2.04.0006]
3903.27.000590Jumlah SKKH/SKPH HPMDokumenKetersediaan Surat Keterangan Kesehatan Hewan yang berisi standar persayaratan terkait penolakan, pencegahan, pemberantasan dan pengobatan penyakit hewan57-121137127110484545T[3.27.04.1.04.0003] [3.27.04.2.04.0006]
3913.27.000591Jumlah Standar Pelayanan Publik Pemberian Izin Usaha PertanianDokumenJumlah dokumen standar pelayanan publik yang disusun dan digunakan sebagai acuan pemberian izin usaha pertanian139----T[3.27.06.1.01.0001] [3.27.06.2.01.0001]
3923.27.000599Jumlah wilayah Penanggulangan ZoonosisWilayahWilayah dengan risiko zoonosis dan dapat dikendalikan melalui pengawasan yang dilakukan--------T[3.27.05.2.01.0004]
3933.27.000601Jumlah wilayah sumber bibit Ternak yang diawasiLaporanKetersediaan wilayah/daerah pemurnian ternak asli/lokal Indonesia, sehingga ternak asli/lokal Indonesia dapat lestari, mewujudkan dan menjamin ketersediaan bibit ternak baik secara jumlah maupun mutu---------T[3.27.03.1.02.0002] [3.27.03.2.03.0002]
3943.27.000602Jumlah wilayah terkendali ZoonosisWilayahWilayah dengan risiko zoonosis dan dapat dikendalikan melalui pengawasan yang dilakukan---------T[3.27.04.1.01.0006] [3.27.04.2.01.0007]
3953.27.000603Jumlah wilayah yang dilakukan surveilans dan zoonosis pada HewanWilayahWilayah yang dilakukan pengawasan melalui peningkatan surveilans terpadu berbasis risiko dan kemampuan untuk deteksi kasus, perbaikan biosekuriti---------T[3.27.04.1.01.0004] [3.27.04.2.01.0005]
3963.27.000604Jumlah Zona/Kompartemen Bebas Penyakit yang memenuhi persyaratan teknis sertifikasiUnitWilayah yang bebas dari penyakit hewan menular yang disahkan oleh pejabat otoritas veteriner---------T[3.27.04.1.03.0001]
3973.27.000605Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan/KP2B yang ditetapkan, dimanfaatkan, dan diawasi di Kabupaten/KotaHaKawasan KP2B yang telah ditetapkan, dimanfaatkan sesuai komoditas, dan diawasi di tingkat Kab/Kota-----1,372.201,372.201,372.201,372.20T[3.27.03.2.01.0015]
3983.27.000606Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan/KP2B yang ditetapkan, dimanfaatkan, dan diawasi di tingkat ProvinsiHaKawasan KP2B yang telah ditetapkan, dimanfaatkan sesuai komoditas, dan diawasi di tingkat Provinsi-----1,372.201,372.201,372.201,372.20T[3.27.03.1.01.0018]
3993.27.000607Lahan Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan/LCP2B yang ditetapkan, dimanfaatkan, dan diawasi di Kabupaten/KotaHaKawasan LCP2B yang telah ditetapkan, dimanfaatkan sesuai komoditas, dan diawasi-----76.476.476.476.4T[3.27.03.2.01.0015]
4003.27.000608Lahan Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan/LCP2B yang ditetapkan, dimanfaatkan, dan diawasi di tingkat ProvinsiHaKawasan LCP2B yang telah ditetapkan, dimanfaatkan sesuai komoditas, dan diawasi di tingkat Provinsi-----76.476.476.476.4T[3.27.03.1.01.0018]
4013.27.000609Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan/LP2B yang ditetapkan, dimanfaatkan, dan diawasi di Kabupaten/KotaHaLP2B yang ditetapkan akan dijadikan dasar dalam pemberian bantuan di bidang pertanian baik melalui APBN maupun pengendalian terhadap KP2B yang ditetapkan dalam Peraturan daerah Rencana Tata Ruang mengikuti dengan pengaturan penataan ruang dan UU 41 2009 beserta turunannya-----1,2951,2951,2951,295T[3.27.03.2.01.0015]
4023.27.000610Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan/LP2B yang ditetapkan, dimanfaatkan, dan diawasi di tingkat ProvinsiHaLP2B yang ditetapkan akan dijadikan dasar dalam pemberian bantuan di bidang pertanian baik melalui APBN maupun pengendalian terhadap KP2B yang ditetapkan dalam Peraturan daerah Rencana Tata Ruang mengikuti dengan pengaturan penataan ruang dan UU 41 2009 beserta turunannya-----1,2951,29512951,295T[3.27.03.1.01.0018]
4033.27.000611Luas kawasan hortikulturaHaLuas area kawasan hortikultura (luas tanam sesuai Statistik Pertanian Hortikultura/SPH)-----T[3.27.03.1.01.0013] [3.27.03.2.01.0005]
4043.27.000612Luas kawasan perkebunanHaluas area kawasan perkebunan eksisting1,320.221,281--T[3.27.03.1.01.0013] [3.27.03.2.01.0005]
4053.27.000613Luas kawasan peternakanHaLuas area kawasan peternakan yang diusahakan dalam rangka pemenuhan produk peternakan seperti susu, telur dan daging.--------T[3.27.03.1.01.0013] [3.27.03.2.01.0005]
4063.27.000614Luas kawasan tanaman panganHaLuas area kawasan tanaman pangan-              3.296 1,3721,372.19-T[3.27.03.1.01.0013] [3.27.03.2.01.0005]
4073.27.000615Luasan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan/KP2B yang ditetapkan secara numerik dan spasial di Kabupaten/KotaHaLuas area KP2B yang telah ditetapkan berdasarkan data spasial dan numerik di tingkat Kab/Kota----1,3721,3721,3721,372.20T[3.27.03.2.01.0014]
4083.27.000616Luasan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan/KP2B yang ditetapkan secara numerik dan spasial di tingkat ProvinsiHaLuas area KP2B yang telah ditetapkan berdasarkan data spasial dan numerik di tingkat Provinsi-----1,3721,3721,3721,372.20T[3.27.03.1.01.0015]
4093.27.000617Luasan Lahan Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan/LCP2B yang ditetapkan secara numerik dan spasial di Kabupaten/KotaHaLahan cadangan pertanian pangan berkelanjutan berasal dari lahan bekas hutan atau lahan Daerah yang tidak memiliki lahan cadangan sesuai dengan yang dipersyaratkan tidak perlu menetapkan lahan cadangan-----76.476.476.476.4T[3.27.03.2.01.0014]
4103.27.000618Luasan Lahan Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan/LCP2B yang ditetapkan secara numerik dan spasial di tingkat ProvinsiHaLahan cadangan pertanian pangan berkelanjutan berasal dari lahan bekas hutan atau lahan Daerah yang tidak memiliki lahan cadangan sesuai dengan yang dipersyaratkan tidak perlu menetapkan lahan cadangan-----76.476.476.476.4T[3.27.03.1.01.0015]
4113.27.000619Luasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan/LP2B yang ditetapkan secara numerik dan spasial di Kabupaten/KotaHa- Penetapan kawasan, lahan dan lahan cadangan pertanian pangan berkelanjutan kab/kota diatur dalam Peraturan Daerah mengenai Tata Ruang Wilayah kab/ KP2B yang ditetapkan berupa lahan beririgasi, reklamasi rawa pasang surut dan lebak, tidak Sesuai amanat Perpres 18 Tahun 2020 maka eksisting sawah seluruhnya ditetapkan sebagai Kawasan yang dapat ditetapkan menjadi Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan berada di dalam dan/atau di luar kawasan peruntukan penetapan kawasan memuat data dan informasi tekstual, numerik, dan spasial.&-----1,2951,2951,2951,295T[3.27.03.2.01.0014]
4123.27.000620Luasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan/LP2B yang ditetapkan secara numerik dan spasial di tingkat ProvinsiHa- Penetapan kawasan, lahan dan lahan cadangan pertanian pangan berkelanjutan provinsi diatur dalam Peraturan Daerah mengenai Tata Ruang Wilayah Rencana Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan provinsi yang sudah ditetapkan menjadi acuan penyusunan perencanaan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan kabupaten/ KP2B yang ditetapkan berupa lahan beririgasi, reklamasi rawa pasang surut dan lebak, tidak Sesuai amanat Perpres 18 Tahun 2020 maka eksisting sawah seluruhnya ditetapkan sebagai Kawasan yang dapat ditetapkan menjadi Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan berada di dalam dan/atau di luar kawasan peruntukan P257 penetapan kawasan memuat data dan informasi tekstual, numerik, dan spasial.-----1,2951,2951,2951,295T[3.27.03.1.01.0015]
4133.27.000624Peta Kawasan, Lahan dan Lahan Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan di Kabupaten/KotaDokumenPeta Penetapan kawasan pertanian pangan berkelanjutan (KP2B) kab/kota diatur dalam Peraturan Daerah mengenai Tata Ruang Wilayah Kab/ Peta KP2B memuat data dan informasi tekstual, numerik, dan spasial-----1166T[3.27.03.2.01.0016]
4143.27.000625Peta Kawasan, Lahan dan Lahan Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan di tingkat ProvinsiDokumen-Peta Penetapan kawasan pertanian pangan berkelanjutan (KP2B) provinsi diatur dalam Peraturan Daerah mengenai Tata Ruang Wilayah Kp2B provinsi yang sudah ditetapkan menjadi acuan penyusunan perencanaan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan kabupaten/ Peta KP2B memuat data dan informasi tekstual, numerik, dan spasial.-----3366T[3.27.03.1.01.0016]
4153.27.000626Rencana Aksi Pengembangan kawasan pertanianDokumenJumlah dokumen rencana aksi pengembangan kawasan pertanian-----T[3.27.03.2.01.0017]
4163.27.000632Jumlah Pengadaan Benih Ternak yang Sumbernya dari Daerah kabupaten/kota LainDosisBanyaknya benih ternak yang didatangkan dari daerah lain--------T[3.27.02.2.06.0004]
4173.27.000636Jumlah unit usaha yang dibina terhadap penerapan kesejahteraan hewanLaporanBanyaknya unit usaha yang didampingi dalam menerapkan prinsip kesejahteraan hewan---------T[3.27.04.2.05.0003]
4183.27.000637Jumlah unit usaha pembibitan ternak yang mendapatkan sertifikat penerapan cara pembibitan ternak yang baikUnit UsahaUnit Usaha Pembibitan Ternak yang tersertifikasi dengan penerapan cara budidaya ternak yang baik---------T[3.27.06.1.01.0004] [3.27.06.2.01.0004]
4193.27.000638Jumlah unit usaha budidaya ternak yang mendapatkan sertifikat penerapan cara budidaya ternak yang baikUnit UsahaUnit Usaha Budidaya Ternak yang tersertifikasi dengan penerapan cara budidaya ternak yang baik---------T[3.27.06.1.01.0004] [3.27.06.2.01.0004]
4203.27.000641Jumlah unit usaha produk hewan yang telah dibina untuk penerapan persyaratan higiene sanitasiUnit Usahaunit usaha produk hewan yang telah dibina untuk penerapan persyaratan higiene sanitasi sebagai jaminan keamanan dan kualitas untuk produk pangan asal ternak yang dikonsumsi masyarakat.------355T[3.27.04.1.03.0005] [3.27.04.2.04.0005]
4213.27.000649Laporan Pengelolaan UPTD penyuluhan pertanianLaporanJumlah laporan pengelolaan UPTD penyuluhan pertanian. Pengelolaan UPTD meliputi penataan/pengembangan dna pemeliharaan (rehabilitasi dan perbaikan)---------T[3.27.07.3.02.0003] [3.27.07.4.02.0003] [3.27.07.3.01.0007] [3.27.07.4.01.0007]
-